Inderalaya, Sumselupdate.com –Sungguh tragis akhir hidup kakak beradik, Eko Susanto (25) dan Riki Saputra (11) bin Iwan Kusmiran.
Warga Perumahan Adibilah, RT 03 RW 2, Kelurahan Inderalaya Indah, Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir, menemui ajal di dalam kanal retensi Unsri di perbatasan Inderalaya Indah.
Sebelum ditemukan tewas, keduanya pamit memancing. Namun dari siang hingga menjelang magrib, Kamis (5/5), kedua tidak pulang-pulang, membuat keluarganya khawatir.
Orangtua kedua korban pun bersama warga berinisiatif mencari ke tempat kejadian perkara. Setelah lama dicari, jasad keduanya pun ditemukan sekitar pukul 22.00.
Kemudian jasad kedua korban dibawa ke rumah duka di Kompleks Perumahan Adibilah.
Menurut keterangan tetangga korban yang ikut mencari, Samsudin menerangkan kedua korban tersebut mancing di lokasi kanal retensi saat hendak mahgrib.
Diduga lantaran ikan yang di dapatnya lepas dari pancing, akhirnya keduanya hilang kendali dan menceburkan diri ke kanal, lantaran kedalaman air lebih dari lima eter keduanya kesulitan berenang hingga tewas.
“Ikannya tidak dapat lepas. Ayahnya ‘kan Pak RT dia cemas anaknya kok tidak pulang-pulang, akhirnya dicari cari sampai ke kanal. Nah, baru pukul 22.00, keduanya ditemukan sudah tewas di kanal tersebut, dia sangat shock karena anaknya sekaligus dua orang meninggal,” ujar dia.
Ayah korban Iwan Kusmiran tak banyak berkata-kata akibat peristiwa tersebut. Dia terlihat sedih lantaran kedua anaknya tewas tenggelam.
Kapolsek Inderalaya AKP M Ihsan, SH mengatakan, keduanya tewas tenggelam saat pergi memancing. Jenazah kedua korban telah disemayamkan ke rumah duka. Opri











