Perdana Latihan, Sriwijaya FC Minus Imam Bagus

Imam Bagus Kurnia

Palembang, Sumselupdate.com– Latihan perdana Sriwijaya FC (SFC) dipastikan masih belum lengkap. Satu pemain dipastikan absen merumput di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Kampus, Palembang, Selasa (1/9/2020) sore ini.

Hal tersebut disampaikan Media Officer Sriwijaya FC Rizky Perdana, di mana pemain yang bakal absen dalam latihan perdana tersebut adalah Imam Bagus Imam Bagus.

Bacaan Lainnya

“Semua pemain sudah gabung dan siap untuk latihan sore ini, kecuali Imam Bagus Kurnia,” ujar Rizky.

Dikatakan Rizki, alasan Imam Bagus Kurnia absen karena masih ada urusan kedinasan. Dimana Imam Bagus Kurnia merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Komando Daerah Militar (Kodam) V Brawijaya.

“Karena anggota TNI makanya harus ada izin dari Pangdam dulu. Nah sekarang Imam Bagus masih mengurus perizinan tersebut,” tuturnya.

Setelah mendapat izin dari Pangdam V Brawijaya, lanjut Rizki, Imam Bagus Kurnia bisa dipastikan kembali ke Palembang.

“Mudah-mudahan urusan Imam Bagus Kurnia segera beres dan bisa langsung gabung bersama teman-teman,” ujarnya lagi.

Nantinya dikatakan Rizky, para pemain Sriwijaya FC menginap di Hotel Majestic Palembang. Manajemen Sriwijaya FC sengaja memilih menginap di Hotel Majestic karena dekat dengan tempat latihan di Stadion Bumi Sriwijaya.

“Jadi tidak terlalu jauh kalau mau latihan,” jelasnya.

Imam Bagus Kurnia merupakan pemain berposisi sayap. Imam berasal dari Bangkalan, Jawa Timur. Dia lahir, 22 Juli 1995. Imam Bagus memiliki tinggi 175cm dan berat 66kg.

Imam Bagus Kurnia merupakan pemain yang baru memperkuat Sriwijaya FC musim ini. Imam memilih jersey 11 dalam skuat Laskar Wong Kito. Imam sempat memperkuat beberapa klub di tanah air. Seperti PSMS Medan, PSS Sleman, dan musim lalu (2019) sebelum hijrah ke Sriwijaya FC dia memperkuat PSCS Cilacap. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.