Penulis:
- Aryanti MM
- Fahriza Putra Rhomadhon
- Ali Hasfan Soaduon Hasibuan
- M.Ade Rizki Ramadhan
- Asrian
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Raden Fatah Palembang
[email protected] , [email protected], [email protected], [email protected] , [email protected]
ABSTRAK
Comparison of risk management between Islamic banks and conventional banks that have fundamental differences in operational principles and risk management approaches. This study aims to identify the main types of risks faced by both types of banks and the risk management strategies implemented, including credit risk, market risk, liquidity risk, operational risk, and compliance risk. The method used is a literature review and comparative analysis of the characteristics of Islamic and conventional bank risk management. The results of the study indicate that Islamic banks manage risks with the principle of profit sharing and sharia compliance which pose unique challenges, especially in managing liquidity risk and sharia risk, while conventional banks rely more on interest-based instruments and more liquid money markets to control risk. In conclusion, differences in basic operational principles cause significant differences in risk management approaches, so that tailored strategies are needed to maintain the stability and sustainability of each type of bank.
ABSTRAK
Perbandingan manajemen risiko antara bank syariah dan bank konvensional yang memiliki perbedaan mendasar dalam prinsip operasional dan pendekatan pengelolaan risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis risiko utama yang dihadapi kedua jenis bank serta strategi pengelolaan risiko yang diterapkan, termasuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, dan risiko kepatuhan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dan analisis komparatif terhadap karakteristik manajemen risiko bank syariah dan konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bank syariah mengelola risiko dengan prinsip bagi hasil dan kepatuhan syariah yang menimbulkan tantangan unik, terutama dalam pengelolaan risiko likuiditas dan risiko syariah, sementara bank konvensional lebih mengandalkan instrumen berbasis bunga dan pasar uang yang lebih likuid untuk mengendalikan risiko. Kesimpulannya, perbedaan prinsip dasar operasional menyebabkan perbedaan pendekatan manajemen risiko yang signifikan, sehingga diperlukan strategi yang disesuaikan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan masing-masing jenis bank.











