D. Kesimpulan
Perbandingan manajemen risiko antara bank syariah dan bank konvensional menunjukkan bahwa perbedaan prinsip dasar operasional menyebabkan perbedaan signifikan dalam karakteristik risiko dan pendekatan pengelolaannya. Bank syariah lebih rentan terhadap risiko likuiditas dan risiko kredit yang kompleks, namun lebih tahan terhadap risiko pasar karena pembatasan transaksi spekulatif. Bank konvensional lebih fleksibel dan efektif dalam pengelolaan risiko likuiditas dan operasional berkat akses instrumen keuangan yang lebih lengkap dan sistem manajemen risiko yang terstandarisasi.
Pemahaman mendalam mengenai perbedaan ini sangat penting bagi regulator, manajemen bank, dan pemangku kepentingan untuk merancang strategi manajemen risiko yang sesuai dengan karakteristik masing-masing bank. Dengan demikian, stabilitas dan keberlanjutan industri perbankan di Indonesia dapat terjaga, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
DAFTAR PUSTAKA
- https://ojk.go.id/id/regulasi/Pages/Penerapan-Manajemen-Risiko-Bagi-Bank-Umum-Syariah-dan-Unit-Usaha-Syariah.aspx
- https://prosiding.seminarid.com/index.php/sainteks/article/download/520/518
- https://ir.bankbsi.co.id/misc/Kebijakan-Manajemen-Risiko-BSI.pdf
- https://jurnal.stainmajene.ac.id/index.php/milkiyah/article/download/230/174
- https://inais.ac.id/manajemen-risiko-dalam-perbankan-syariah-pendekatan-tantangan-dan-strategi/
- https://e-journal.poltek kampar.ac.id/index.php/MASIP/article/download/805/853/3165
- https://web.iaiglobal.or.id/assets/files/file_publikasi/Manajemen%20Risiko%20Syariah%20IAI_Rev_Dewi%20Hanggraeni.pdf
- https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/download/24609/85 0/63640
- Alharbi, A. S. (2017).Risk Management in Islamic Banks: A Review of Literature. Journal of Islamic Banking and Finance, 34(2), 45-60.
- Basel Committee on Banking Supervision. (2010). Basel III: A global regulatory framework for more resilient banks and banking systems. Bank for International Settlements. [https://www.bis.org/publ/bcbs189.pdf](https://www.bis.org/publ/bcbs189.pdf)
- Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2007).Why Do Malaysian Customers Patronize Islamic Banks? International Journal of Bank Marketing, 25(3), 142-160.
- El-Gamal, M. A. (2006).Islamic Finance: Law, Economics, and Practice. Cambridge University Press.
- Haron, S., Ahmad, N., & Planisek, S. L. (1994). Bank Patronage Factors of Muslim and Non-Muslim Customers. International Journal of Bank Marketing, 12(1), 32-40.
- Iqbal, Z., & Mirakhor, A. (2011).An Introduction to Islamic Finance: Theory and Practice. Wiley Finance.
- Khan, T., & Ahmed, H. (2001). Risk Management: An Analysis of Issues in Islamic Financial Industry. Occasional Paper No. 5. Islamic Research and Training Institute, Islamic Development Bank.
- Mollah, S., & Zaman, M. (2015). Shariah Supervision, Corporate Governance and Performance: Conventional vs Islamic Banks. Journal of Banking & Finance, 58, 418-435.
- Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Laporan Perkembangan Perbankan Syariah di Indonesia. [https://www.ojk.go.id](https://www.ojk.go.id)
- Rosly, S. A., & Abu Bakar, M. (2003). Performance of Islamic and Conventional Banks in Malaysia. International Journal of Social Economics, 30(12), 1249-1265.
- Siddiqi, M. N. (2006).Islamic Banking and Finance in Theory and Practice: A Survey of State of the Art. Islamic Economic Studies, 13(2), 1-48.
- Usmani, M. T. (2002).An Introduction to Islamic Finance. Idaratul Ma’arif.
- Zaher, T. S., & Hassan, M. K. (2001). A Comparative Literature Survey of Islamic Finance and Banking. Financial Markets, Institutions & Instruments, 10(4), 155-199.











