Laporan: Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com –
Pemerintah Kota Pagaralam menerima hibah 1 Unit Motor Perpustakaan Keliling (MPK) dari Perpustakaan Nasional RI. Pemberian MPK dilakukan Perpustakaan Nasional RI dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia demi mewujudkan masyarakat yang cerdas dan sejahtera.
Perpustakaan Nasional menyalurkan sebanyak 42 unit Mobil dan Motor Perpustakaan Keliling (MPK) bagi Provinsi, Kabupaten / Kota terpilih, salah satunya kepada Pemerintah Kota Pagaralam. Pemberian hibah unit MPK dilakukan langsung oleh Kepala Perpusnas Muh. Syarif Bando kepada Komisi 1 DPRD kota Pagaralam yang di koordinatori oleh wakil ketua 1 Hj Dessy Siska, SE, Secara Simbolis Abdul Fikri Yanto, MAg, Ketua Komisi 1 didampingi anggota Komisi 1 lainnya.
Koordinator Komisi 1 Hj Dessy Siska Se mengapresiasi atas sambutan Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando.
“Masyarakat sejahtera akan terbentuk apabila kita hidup cerdas, dan untuk menjadi cerdas kita harus belajar. Namun mengajak masyarakat untuk belajar tidak mudah di era sekarang ini. Membaca belum dirasakan sebagai kebutuhan dan menjadi budaya bagi sebagian masyarakat Indonesia,” ujar Dessy.
Sementara itu Ketua Komisi 1 DPRD Pagaralam mengucapkan terimakasih kepada Perpustakaan Nasional RI atas pemberian MPK tersebut.
Menurutnya MPK ini akan segera diperuntukan untuk meningkatkan pelayanan perpustakaan keliling untuk masyarakat Kota Pagaralam.
“Hal ini sebagai salah satu upaya untuk memajukan masyarakat Kota Pagaralam yang tidak hanya melalui jalur pendidikan formal saja tetapi juga melalui pendidikan non formal, salah satunya melalui perpustakaan sebagai sarana belajar sepanjang hayat,” kata Fikri.
“Keberadaan perpustakaan memiliki peran strategis yang mampu mengantarkan masyarakat menjadi bangsa yang cerdas,” imbuhnya.
Abdul Fikri Yanto menambahkan ke depan keberadaan MPK ini akan disalurkan ke titik-titik yang mempunyai daya magnet untuk membaca.
“Ini untuk mengoptimalkan pelayanan ke masyarakat untuk peningkatan gemar membaca sehingga harapannya masyarakat Kota Pagaralam dapat menjadikan membaca sebagai budaya,” pungkasnya.
Penyerahan hibah motor baca ini secara simbolis ini di berikan langsung pada bulan Agustus mendatang.
“Kalau kita sekarang memaksa masyarakat datang ke perpustakaan skala besar, biasanya dengan masalah mobilitas jarak dan membuat tidak semua bisa melakukan (datang ke perpustakaan). Kita ubah, melayani masyarakat itu dikirim melalui ini (motor baca),” tandasnya.
Sementara itu Wakil Ketua 1 DPRD Kota Pagaralam selaku Koordinator menuturkan, banyak program peningkatan literasi masyarakat yang sudah digagas Pemprov Sumsel.Motor baca pun diberikan guna mempermudah masyarakat untuk mendapat buku.
Namun, sambung Dessy, program peningkatan literasi tak bisa hanya bersifat parsial. Perlu komitmen dukungan dari pemerintah kota agar program serupa dapat berjalan maksimal.
“Literasi ini gak bisa sepenuhnya dikontrol oleh pemerintah provinsi, kita hanya mendorong gagasan konsep awal, selanjutnya dilanjutkan oleh kota kabupaten,” kata Dessy.

Dessy juga berharap, program itu bisa meminimalisir masyarakat dalam mengonsumsi berita bohong yang bisa mengganggu kondusivitas akibat rendahnya literasi dan mencegah buta huruf.
“Nanti kita evaluasi dan ujung-ujungnya masyarakat Pagaralam harus naik indeks literasinya,” katanya.
“Jangan sampai kita menjadi konsumen dari berita-berita bohong. Mudah-mudahan dengan begini Pagaralam jadi masyarakat percontohan,” imbuh dia.
Bantuan diserahkan sebagaimana bentuk dan fungsinya harus diperuntukkan sebagai pelayanan perpustakaan kepada masyarakat dan tidak untuk keperluan.
Untuk diketahui Selain bantuan 1 motor unit kota Pagaralam pernah mendapat 1 unit mobil perpustakaan keliling di tahun 2018, tidak hanya itu yang di harapkan DPRD Kota Pagaralam Dinas terkait harus terus berkoordinasi dengan Perpustakaan Nasional RI, untuk meminta bantuan melalui DAK. (**)











