Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Meledak dan Terbakar, Warga Muba Heboh

Kamis, 22 Agustus 2019
Kepulan asap hitam dari terbakarnya tempat penyulingan minyak mentah di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (22/8/2019).

Sekayu, Sumselupdate.com – Kasus terbakarnya tempat penyulingan minyak mentah di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan, kembali terjadi.

Kali ini peristiwa menghebohkan masyarakat Muba ini terjadi di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kamis (22/8/2019), sekitar pukul 12.30 WIB.

Read More

Informasi yang dirangkum di lapangan, meledaknya tempat penyulingan minyak yang diduga milik AZ diduga kuat berawal dari tungku masak.

Uap panas yang timbul disertai api dari tungku masak langsung menyambar minyak mentah maupun yang telah disuling.

Kobaran api dengan cepat langsung menyambar ke bagian lain, terutama tempat penampungan berupa tedmon yang berisikan minyak.

Api yang tidak terkendali, langsung membesar dan menimbulkan asap tebal berwarna hitam ke atas langit lokasi penyulingan yang berada di tengah pemukiman warga atau tidak jauh dari jalan nasional Sekayu-Mangun Jaya tersebut.

Kepulan asap hitam dari terbakarnya tempat penyulingan minyak mentah di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Muba, Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (22/8/2019).

 

Mengetahui kejadian tersebut, pekerja dan warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Tidak lama berselang dua unit mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi kejadian. Beruntung kobaran api tidak meluas lantaran saat kebakaran terjadi angin tidak begitu kencang.

Api pun akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 13.00. Beruntung dari peristiwa ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Habis dzuhur terbakarnya. Api berasal dari tungku masak. Saat tutup dibuka keluar uap panas dan langsung menimbulkan percikan api,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.

Kobaran api yang membesar, akhirnya bisa dipadamkan dengan air bercampur deterjen.

“Semuanya pakai tedmon (untuk menampung minyak), kalau pakai drum sudah pasti banyak yang melayang ke udara. Kalau korban tidak ada, rumah juga tidak ada yang terbakar, hanya lokasi penyulingan saja, ” jelasnya.

Terpisah, Camat Babat Toman M Aswin membenarkan terjadinya kebakaran tersebut.

“Tempat penyulingan minyak, kalau bagaimana kejadiannya kita kurang tahu. Tapi dapat informasinya api sudah besar, ” terangnya.

Kebakaran sendiri berhasil dipadamkan tidak lama setelah kejadian. “Kita kerahkan tim pemadam kita, untuk korban tidak ada, rumah juga tidak ada yang kena. Hanya kerugian material saja, itupun asap tebal karena bahan bakar minyaknya yang terbakar, ” jelasnya. (est)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts