Palembang, Sumselupdate.com – Pengeroyokan terhadap korban yang merupakan anak seorang anggota TNI yang bertugas di Palembang bernama Riki (18) beberapa waktu lalu tersebut ternyata dilatarbelakangi dendam.
Kedua tersangka yang masih remaja yang berhasil diamankan petugas Polsek IB II Palembang adalah berinisial AR (18) dan J (18).
Pengeroyokan bermula saat korban bersama beberapa rekannya berpapasan dengan tujuh pelaku yang sedang nongkrong. Satu per satu korban dan rekannya ditanya tempat tinggalnya. Korban menjawab jujur jika dirinya tinggal di Kelurahan 29 Ilir Palembang.
Namun, saat itu para pelaku sedang mengincar siapapun remaja asal kelurahan tersebut karena pernah ada masalah dendam. Alhasil, korban digebuki para pelaku dengan kayu balok dan tangan kosong.
Menurut keterangan tersangka AR mengaku memiliki dendam cukup lama bahkan pernah terlibat tawuran antar mereka. Meski tidak memiliki nama geng khusus, namun kelompoknya sepakat akan melukai lawannya jika bertemu.
“Dendam lama saja. Siapapun itu, terlibat atau tidak kalau asal 29 Ilir kami gebuki. Kami tidak tahu kalo dia (korban) anak tentara,” kata dia, saat diamankan di Mapolsek Ilir Barat II Palembang, Rabu (27/4). (man)











