Palembang, Sumselupdate.com – Salah satu kelompok suporter Sriwijaya FC, Singa Mania sedang diselimuti duka. Setelah salah satu pendiri bernama Safaruddin atau lebih dikenal dengan nama Bodong telah meninggal dunia Minggu, (12/2/2017).
Kabar duka pertama diketahui dari status BlackBerry Messenger milik Ketua Singa Mania Ariyadi Eko Neori atau Dugong. Dugong menuliskan status ‘Kak Bodong janji nak ngasih aku struktur organisasi hari ini. Bukan berita cak ini yang aku kepengen’.
Berdasarkan kabar yang didapat, almahrum meninggal ditabrak kereta api. Bodong yang memang tinggal di sekitar rel kereta dekat pabrik karet Sunan, di Jalan Abikusno, Kecamatan Kertapati.
Kurang lebih sekitar pukul 14.00 korban bersama anaknya seperti biasa melintasi rel kereta, tiba-tiba ada kereta api melintas. Karena spontan menyelamatkan sang anak dengan cara mendorongnya, almarhum tidak sempat ikut menyelamatkan diri.
Saat dihubungi, Ketua Singa Mania Dugong sendiri tengah berada di rumah duka. Kemudian setelah beberapa jam Dugong baru bisa dihubungi dan membenarkan kabar tersebut. “Iya kami sangat berduka karena selain senior kita dia juga banyak memberikan support dan inspirasi bagi kami,” ujarnya saat ditelepon.
Sementara itu Seketaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri, Faisal Mursyid juga memosting ucapan turut berduka dari akun jejaring sosialnya di Facebook. “Kami juga terkejut ada kabar itu, pastinya saya akan kabarkan pihak manajemen mungkin besok ke sana. Kita dari manajemen sangat berduka,” ucap Faisal.
Sedangkan Ketua Ultras Palembang Agung Fahrurrozi juga turut memosting ucapan yang sama diikuti oleh Ketua Sriwijaya Mania Hooligan (S-man) Eddy Ismail. Kedua para ketua suporter itu pun dikenal memang sangat akrab dengan almarhum. (tra)











