Palembang, Sumselupdate.com – Pencarian Mahesa Al Fikri (3,5 tahun) yang diduga terpeleset masuk ke dalam gorong-gorong dan terseret hingga Dam Taman Simpang Radial atau Bendungan Sungai Baung di Gang Sakti, Jalan Dwikora II, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), resmi dihentikan sementara.
Tujuh personel tim Basarnas Palembang yang dipimpin oleh komandan Angga telah melakukan penyisiran sepanjang lima kilometer mulai dari TKP sampai dengan aliran Dam Taman Simpang Radial.
“Pencarian ini kita mulainya dari jam 14.30 WIB dari korban tenggelam karena dilaporkan hilang di situ. Kita cari di situ kita bongkar gorong-gorongnya dan kita lakukan penyelaman hasilnya tidak ada,”ujar Kepala Kantor Basarnas Palembang Hery Marantika SH MSi melalui Komandan Angga, Jumat (8/5/2020) malam.
Melihat kondisi tidak memungkinan, menurut Angga, pencarian yang dilakukan oleh tim Basarnas Palembang telah diberhentikan.
Rencananya Sabtu (9/5/2022) besok pencariaan dilanjutkan mulai pukul 06.00. “Untuk kendala pasti ada. Arus deras, di bawah banyak tonggak kayu,” katanya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, anak bungsu Dewi (31), warga Sukabangun, Kecamatan Sukarame, Palembang, terpeleset di gorong-gorong hingga terseret di Dam atau biasa disebut bendungan Sungai Baung, siang tadi sekitar pukul 14.00.
Ditemui di lokasi kejadian, kepada Sumselupdate.com Dewi menuturkan, anak ketiganya ini sudah dua hari menginap di rumah neneknya.
Nah, pada saat kejadian, korban bersama kakak tertuanya serta tetangga bermain di pinggir bendungan tersebut.
Saat asyik bermain, diduga korban terpeleset dan jatuh di gorong-gorong yang cukup dalam itu.
“Anak aku tadi main samo abangnyo, samo tetanggo main. Ibu (nenek korban –red) aku teriak katonyo Al tenggelam,” ujarnya dengan nada getir. (ron)











