Martapura, Sumselupdate.com – Intensitas curah hujan semakin tinggi membuat debit air Sungai Komering di Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkat.
Dampak tingginya debit Sungai Komering di OKU Selatan, membuat rumah-rumah penduduk yang berada di tepian sungai khususnya di Kecamatan Bunga Mayang dan Martapura, Kabupaten OKU Timur, terendam banjir.
Meluapnya Sungai Komering membuat warga harus mengamankan barang-barangnya yang berada di rumah. Tidak itu saja sebagian penduduk sudah mengugsi ke rumah kerabat yang tidak terkena banjir kiriman ini
Adi (25), salah seorang warga yang berada di tepian Sungai Komering Martapura menuturkan, dirinya dengan masyarakat setempat telah mengetahui terkait banjir dari OKU Selatan dari malam harinya.
Sebab itu ia bersama warga setempat terus memantau perkembangan kondisi air sungai yang terus naik sembari mengamankan beberapa barang berharga.
“Ini terus dipantau, kak. Air saat ini sudah mulai masuk ke rumah warga. Jika memang membahayakan, kita akan bantu evakuasi, termasuk kita juga ikut mengungsi sementara waktu hingga air surut,” ujarnya.
Senada diungkapkan Bobi (30), warga Desa Tanjung Kemala, OKU Timur. Dia menuturkan sampai malam ini ketinggian air sudah mencapai dada orang dewasa.
Dirinya terus melakukan pemantauan apakah air akan terus naik, sebab menurutnya di OKU Selatan diketahui sedang hujan deras.
“Sampai malam ini debit air terus naik, tadi sore hanya batas pinggang namun malam ini sudah sampai dada orang dewasa, untungnya rumah saya rumah panggung jadi barang-barang berharga bisa diamankan diatas, semoga tidak sampai tengah malam nanti debit air sudah surut”, ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPBD OKU Timur, Mgs Habibullah menjelaskan, dirinya bersama tim dari TRC BPBD telah melakukan monitoring dan turun langsung ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir kiriman tersebut.
Dikatakannya, sejauh ini kondisi masih cukup terkendali. Namun, hingga malam ini sudah ada 10 Kepala Keluarga di Desa Baturaja Bungin, Kecamatan Bunga Mayang yang dievakuasi.
“Begitu dapat laporan dari Camat untuk evakuasi, kita segera luncurkan perahu karet. Jadi ada 10 KK yang sudah kita evakuasi dan ditampung di satu rumah panggung di Kecamatan Bunga Mayang”, jelasnya.
Ditambahkan Habib, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD OKU Timur terus melakukan pemantauan, termasuk di Kecamatan Martapura.
“Kita monitor terus, seperti di Martapura juga malam ini kita pantau perkembangannya. Kita minta warga waspada,” pungkas Habib. (mat)











