Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 1.900 tenaga honorer kategori R3 dan R4 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menantikan kepastian pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, hampir 2000 honorer tersebut saat ini belum menjadi PPPK namun sedang diupayakan untuk diusulkan ke pusat untuk pengangkatan.
“Kami akan membuka formasi PPPK Paruh Waktu bagi honorer yang sebelumnya tidak lulus seleksi PPPK,” katanya.
Pengusulan tersebut akan dilakukan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kepada Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kami mengusulkan honorer menjadi PPPK dengan target antara 3.000 hingga 4.000 orang,” ujarnya.
Meskipun usulan telah disampaikan, Pemkot Palembang masih menunggu petunjuk teknis (juknis) resmi dari pemerintah pusat untuk persetujuan formasi yang diajukan.
Baca juga : 2.594 PPPK Palembang Dilantik, Nasib eks Honorer ini Membaik
Dewa memastikan bahwa data-data honorer yang diusulkan telah lengkap dan terdaftar dalam database BKN. “Yang penting mereka terdaftar di database. Kami telah mengirimkan data lengkap, termasuk nama, tanggal lahir, alamat, dan nomor telepon, yang sudah ditandatangani dan dikirimkan ke Menpan-RB,” katanya.
Data yang dikirimkan juga mencakup para honorer yang sebelumnya tidak berhasil atau tidak lulus seleksi PPPK. Langkah ini dinilai krusial untuk memberikan kepastian status kepegawaian bagi para honorer yang telah lama mengabdi.
Baca juga : Nasib Honorer Kota Palembang Tidak Lolos Seleksi Tahap 2, Jadi PPPK Paruh Waktu?
“Sekarang tinggal menunggu progres hasil respon dari Kemenpan-RB. Mungkin Palembang adalah yang pertama mengusulkan formasi paruh waktu, dan semua sudah kami usulkan,” katanya.
Ratu Dewa juga menegaskan bahwa selama proses pengangkatan PPPK belum selesai, para honorer di lingkungan Pemkot Palembang akan tetap bekerja seperti biasa dan akan mendapatkan honor.
“Selama proses tetap berjalan, mereka tetap bekerja dan mendapatkan honor seperti biasa,” katanya. (Iya)











