Pemilik Rumah Shalat Idul Fitri, Maling Gasak Rp 10 Juta dan HP di Palembang

Writer: - Selasa, 1 April 2025
Tangkapan layar pelaku pencurian rumah di Palembang saat pemilik shalat ied.(Sumselupdate.com/ Ist)

Palembang, Sumselupdate.com – Momen Idul Fitri yang seharusnya penuh kebahagiaan justru menjadi petaka bagi sebuah keluarga di Plaju, Palembang.

Saat rumah mereka ditinggal untuk shalat Idul Fitri, maling beraksi membobol rumah sekaligus warung di Jalan Kapten Abdullah, Lorong Baru.

Read More

Video pelaku yang terekam CCTV berhasil membawa kabur uang tunai Rp 10 juta dan sebuah handphone dengan sepeda motor. Video itu pun viral di media sosial.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari rekaman CCTV yang terlihat pelaku berjumlah dua orang berboncengan sepeda motor Vario warna hitam.

Kemudian seorang pelaku yang mengenakan kopiah dan masker turun dari sepeda motor dan masuk ke dalam rumah dengan merusak kunci rumah dan warung korban. Berselang beberapa menit, pelaku keluar dan kembali ke sepeda motor dan kabur bersama rekannya.

Ketika dihubungi, Imam salah satu penghuni rumah, menjelaskan kejadian pencurian itu terjadi pada Senin (31/3/2025) sekitar pukul 07.00 WIB, di saat semua keluarganya pergi melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid tak jauh dari kediaman mereka.

“Kami sekeluarga pulang sekitar pukul 07.45 WIB, kami terkejut melihat kondisi pagar dan pintu terbuka serta setelah kami cek ternyata salah satu kamar juga berantakan,” ucap Imam, pada Selasa (1/4/2025).

Curiga melihat kondisi pagar dan pintu rumah terbuka, diakui Imam, dirinya bersama anggota keluarga lainnya langsung mengecek rekaman CCTV di dalam warung dan sekitar rumah.

“Rupanya ada pencuri yang masuk ke rumah, pelaku berjumlah dua orang, setop di depan rumah kami. Satu pelaku mengenakan peci dan masker, masuk ke dalam rumah selama beberapa menit. Pelakunya orang luar kampung sepertinya,” jelas Imam.

Akibat peristiwa pencurian rumah kosong tersebut, pemilik rumah kehilangan uang tunai senilai Rp10 juta dan satu unit handphone Samsung, yang diambil pelaku dari rumah dan warung tersebut.

“Ada uang dan handphone ibu yang biasa dipakai untuk keperluan warung sehari-hari yang diambil oleh pelaku. Kami sudah buat laporan polisi di Polsek Plaju, kami serahkan kasus ini sepenuhnya ke pihak kepolisian,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Plaju, Iptu M Andrian melalui Kanit Reskrim Polsek Plaju Ipda Petrus, mengatakan pihaknya akan menyelidiki kasus tersebut.

“Siap, koordinasi dulu dengan Kapolsek ya pak,” tutupnya singkat. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts