Pemerintah Provinsi Kaji Integrasi Jamsoskes Sumsel Semesta

Kamis, 17 November 2016
Pembahasan Raperda APBD Sumsel tahun anggaran 2017, Kamis (17/11/2016).

Palembang, Sumselupdate.com – Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki angkat bicara soal pemberitaan bahwa ada sebanyak 3.797.261 orang di Sumsel belum tercover jaminan kesehatan.

Menurut Ishak Mekki, saat ini sedang dilakukan kajian tentang integrasi program Jamsoskes Sumsel Semesta ke Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). Pemprov dan seluruh Kabupaten/Kota membutuhkan biaya cukup besar untuk mendanai seluruh masyarakat yang belum tergabung dengan program JKN-KIS.

Read More

Upaya yang dilakukan diantaranya, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota terus memberikan advokasi kepada masyarakat yang mampu agar mendaftarkan diri secara mandiri sebagai peserta BPJS Kesehatan. Sehingga jumlah masyarakat yang ditanggung pemerintah benar-benar yang tidak mampu. Selain itu, memperkuat upaya promotif dan preventif melalui gerakan bersama untuk hidup sehat terus dilakukan.

“Dua langkah ini telah dilakukan untuk menekan besarnya biaya dibutuhkan pemerintah terkait jaminan kesehatan,” kata Ishak saat membacakan tanggapan dan atau jawaban Gubernur terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel dalam rangkaian pembahasan Raperda APBD Sumsel tahun anggaran 2017, Kamis (17/11/2016).

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Sumsel Nopran Marjani yang memimpin rapat mengatakan kalau perlu pembahasan tanggapan Gubernur tersebut dalam rapat komisi di DPRD Sumsel dengan SKPD terkait pada 18-24 November. “Hasilnya disampaikan dalam rapat paripurna pada 25 November mendatang,” katanya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts