Jakarta, Sumselupdate.com – Upaya pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) nasional membutuhkan data mutakhir dan terintegrasi agar lebih efektif dan terarah.
“Dibutuhkan satu data mutakhir untuk acuan pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, agar lebih terarah,” kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat di Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang melakukan Registrasi Sosial Ekonomi untuk membangun basis data yang kuat dengan cakupan seluruh penduduk.
Kementerian PPN/Bappenas menekankan pentingnya program pemberdayaan berbasis data.
Menurut Lestari, kebutuhan satu data mutakhir terkait sejumlah aspek seperti tingkat pendidikan, kesejahteraan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat, sangat penting dalam proses pembangunan SDM nasional yang lebih efektif.
Rerie sapaan akrab Lestari menilai, tanpa data yang valid, berbagai alokasi anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang diharapkan berujung pada peningkatan kualitas anak bangsa, akan sia-sia.
Karena itu upaya pemerintah membangun satu data sosial ekonomi masyarakat mutakhir dan terintegrasi harus mendapat dukungan semua pihak.
Para pemangku kepentingan di daerah dan masyarakat, tambah dia, harus memberikan data sebenar-benarnya sehingga data yang dihimpun dalam proses registrasi sosial ekonomi nasional itu valid untuk dijadikan dasar bertindak mengatasi sejumlah persoalan dasar dalam proses peningkatan kualitas SDM nasional.
Dia berharap bila registrasi sosial ekonomi tuntas bisa segera disosialisasikan agar sejumlah pihak dapat segera memanfaatkan data tersebut untuk perbaikan yang efektif di sejumlah sektor.
Rerie mendorong, kolaborasi yang baik dari para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah serta masyarakat, demi terciptanya percepatan pemanfaatan data kondisi sosial ekonomi masyarakat yang mutakhir, dalam upaya mendukung proses pembangunan SDM nasional lebih baik. (duk)











