Pelaku Perampokan dan Penusukan Ojol di 14 Ilir Palembang Berhasil Ditangkap

Kamis, 25 Juli 2019
Muhammad Junaidi, pelaku perampokan driver ojek online.

Palembang, Sumselupdate.com – Pelaku perampokan Heri Krisman (33) ojek online (ojol) di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Senin (22/7) lalu. akhirnya berhasil diringkus anggota Reskrim Polsek Ilir Timur I.

Pelakunya adalah Muhammad Junaidi. Dia ditangkap di kediamannya Jalan Ali Gatmir, Lorong Masawah Darat, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I saat hendak kabur ke Bangka, Rabu (24/7/2019).

Read More

Tersangka Muhammad Junaidi melakukan perampokan bersama tiga orang rekannya Aldiyan, Iyan, dan Hamzah yang kini masih DPO.

Ditemui di Mapolsek Ilir Timur I saat gelar perkara, Kamis (25/7), tersangka Muhammad Junaidi mengaku, aksi perampokan yang dia lakukan bersama tiga temannya sudah direncanakan. Perampokan ini menurut dia, diotaki temannya Iyan yang kini DPO.

“Sebelum beraksi, saya mau ke keluarga saya di Serong, Kabupaten Banyuasin. Lalu datanglah Iyan mengajak saya merampas handphone milik ojol,” ujar Junaidi.

Selanjutnya, Iyan dengan menggunakan handphone-nya, mengorder ojol dengan tujuan Jalan Pangeran Antasari. Orderan yang dilakukan pelaku sempat ditolak, baru korban Heri Krisman yang menerima orderan pelaku.

“Kalau saya cuma nusuk tangan kiri korban dengan pisau, sedangkan yang menombak korban adalah Iyan, Hamzah, dan Aldiyan,” katanya.

Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat Mulyana mengatakan, pelaku perampokan ojol yang terjadi Senin lalu sempat viral.

Pelakunya berjumlah empat orang dengan modus pura pura mengorder ojek korban minta diantarkan ke Jalan Pangeran Antarsari, Kecamatan Ilir Timur I.

“Saat korban tiba di TKP untuk menjemput pelaku. Korban langsung memberikan helm kepada pelaku, saat itu juga Iyan langsung merampas handphone korban lalu melarikan diri,” jelasnya.

Namun korban memberikan perlawanan dengan melemparkan helm ke arah pelaku sehingga handphone korban yang sempat dirampas pelaku terjatuh ke tanah, sedangkan pelaku Iyan melarikan diri.

Korban yang penasaran, bersama temannya Akbar mengajak untuk mencari pelaku. Dan korban bersama Akbar bertemu dengan pelaku tidak jauh dari tempat kejadian awal.

“Saat itu pelaku rupanya sudah siap bersama teman-temannya. Berjumlah empat orang membawa tombak sehingga pelaku menusuk korban hingga tak sadarkan diri,” ujarnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts