Pasca Perampokan, Transaksi di KCP BRI Unit Abab Kembali Normal

Jumat, 24 Februari 2017
Mobil BRI yang buka untuk melayani transaksi di KCP BRI Unit Abab.

PALI, Sumselupdate.com – Satu hari pasca perampokan di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Rakyat Indonesia (KCP BRI) Unit Abab, hari ini tampak aktivitas transaksi di bank tersebut sudah kembali normal.

Seperti yang terpantau Sumselupdate.com, KCP BRI Unit Abab yang berada di Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Jumat (24/2/2017) tampak sejumlah pegawai seperti biasa melayani nasabah yang datang bertransaksi.

Read More

Bahkan, lokasi tidak ditutup dengan garis polisi. Hanya saja, ada pemberitahuan bahwa kamera CCTV sedang dalam perbaikan.

Kendati pagi tadi pihak kepolisian melakukan olah TKP dan membuat transaksi dialihkan sejenak menggunakan mobil BRI yang terparkir di depan kantor. Namun, setelah istirahat siang, bank kembali buka dan transaksi nasabah kembali dilakukan di dalam.

Serta sebagian besar nasabah BRI Abab meminta agar pengamanan ditambah dan diperketat. “Kejadian ini harus jadi pembelajaran semua pihak, agar ke depan tidak terulang lagi. Sebab nama baik PALI yang dipertaruhkan,” ujar Tarman (28) salah satu nasabah.

Meski dirinya hari ini belum melakukan transaksi di bank tersebut, namun kejadian perampokan kemarin tak membuat ia bermaksud menarik semua tabungan. Tarman juga menuturkan bahwa aktivitas bank kembali normal ketika ia melintas di depan bank.

“Kalau nasabah tidak ada masalah. Hanya saja, sebagai warga kami merasa takut dicap bahwa desa kami rawan. Maka dari itu, kami minta pihak bank menambah personil keamanan, serta polisi harus mampu mengungkap kasus ini sampai pelakunya tertangkap,” harapnya.

Harapan untuk mengungkap tuntas kasus perampokan tersebut juga diucapkan Arpan, Camat Abab. Bahwa polisi harus bergerak cepat menyelidiki serta mengejar dan menangkap para pelaku.

“Polisi harus bisa mengungkap kasus ini. Kami akan mendorong untuk menghidupkan lagi ronda malam dan kita usulkan ke tiap kepala desa untuk membangun pos kamling agar tindak kriminal bisa diminimalisir,” ucapnya.

Dijelaskan Arpan, transaksi BRI hari ini sudah normal kembali, meski pasca perampokan sempat terganggu. “Kemarin transaksi di mobil, sebab ruangan ditutup karena sedang dilakukan olah TKP. Namun hari ini saya lihat sudah normal kembali,” jelasnya.

Sementara itu, Sumantri, Sekuriti KCP BRI Unit Abab masih merasa was-was dan meminta pihak kepolisian untuk membantu pengamanan. “Kalau bisa polisi bantu pengamanan di bank siang dan malam. Kami minta juga khusus security bank bisa dipersenjatai,” pintanya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts