Pasar Kalangan ‘Bonot’ Resmi ditutup

Selasa, 12 Desember 2017
Para petugas dari Satpol PP saat merobohkan lapak-lapak di PAsar Bonot.

Sekayu, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) resmi menutup pasar kalangan Lais yang berlokasi di jalan Desa Lais tepatnya di Simpang Desa Bonot, Kecamatan Lais, Selasa (12/12/17).

Penutupan pasar kalangan Lais ini dilakukan karena dinilai mengganggu ketertiban bagi pengguna jalan baik dari dan menuju Desa Bonot.

Read More

Banyaknya pedagang yang menjajakan barang dagangannya di pinggir jalan menyebabkan terganggunya akses keluar masuk dari dan menuju Desa Bonot.

Sekitar pukul 08.12  penertiban dan penutupan pasar kalangan Lais dimulai oleh Disperindag Muba dibantu oleh puluhan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Muba.

Dalam penertiban dan penutupan pasar kalangan tersebut diamankan aparat Polsek Lais, Polres Muba dan dibantu  TNI, serta Dinas Perhubungan Muba.

Kabid Sarana Distribusi dan Logistik Disperindag Muba, Tazar, SH mengatakan, penutupan dilakukan guna menertibkan para pedagang.

Menurut dia, banyaknya pedagang yang tidak tunduk terhadap aturan berdagang di pinggir jalan, parkir kendaraan yang semerawut membuat akses jalan menjadi terganggu.

”Para pedagang yang tadinya berjualan di pasar kalangan lais ini akan dipindahkan ke lokasi pasar milik pemerintah yakni pasar Lais yang berada di Desa Village 12,” ungkap Tazar.

Sementara itu, Kepala Desa Lais Hasrullah, SE, yang saat itu juga berada di lokasi mengatakan, para pedagang yang setiap hari Rabu menjajakan dagangannya di pasar kalangan ini diharapkan mulai hari ini untuk pindah ke lokasi pasar di Desa Village 12.

Pasar kalangan Lais tersebut sudah ada sejak zaman dahulu sekitar tahun 60-an hingga saat ini masih beroperasi. Namun sejak tanggal 12 Desember 2017 pasar kalangan Lais tersebut akhirnya resmi ditutup. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts