Pasar Gumawang OKUT Terbakar, Puluhan Ruko Jadi Arang

Pasar Gumawang yang terbakar

Martapura, Sumselupdate.com – Diduga karena konsleting listrik, Pasar Gunawang, Kecamatan Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT), menjadi lautan api.

Tak pelak, musibah kebakaran yang terjadi Rabu (13/7) sekitar pukul 22.30 tersebut, puluhan pedagang dan pemilik usaha kehilangan tempat untuk berdagang.

Bacaan Lainnya

Meski kerugian ditaksir mencapai belasan miliar rupiah, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Data dikumpulkan di lapangan, percikan api pertama kali terlihat dari salon milik Agus Muri yang berdampingan dengan bengkel motor milik Acis bin Kajiarsa.

Diduga sumber api dari arus pendek listrik hingga menyambar seluruh isi bangunan.

Kencangnya embusan angin membuat kobaran api terus membesar dan menyambar puluhan toko, kios dan ruko yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

Melihat kobaran api yang terus membesar, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten OKUT berusaha memadamkan api. Barulah sekitar pukul 02.00 atau selama 3,5 jam api berhasil dijinakkan.

Namun, hingga Kamis pagi tadi, ruko bengkel milik Acis belum bisa dipadamkan karena masih banyak oli dan ban-ban motor yang masih terbakar.

Akibat dari kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material kurang lebih 50 ruko hangus terbakar beserta isinya.

Kapolres OKU Timur, Audie S Latuheru melalui Kapolsek Belitang AKP Jhon K Nababan mengatakan, penyebab kebakaran masih dilakukan penyelidikan.

Menurut dia, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan hanya kerugian materi diderita para pedagang.

Kepala Badan Kesbang dan Linmas OKU Timur, Fauzi Bakrie saat dibincangi mengaku, pihaknya menerjunkan tujuh unit armada pemadaman kebakaran dan 80 personel untuk melakukan pemadaman.

“Api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 02.00. Tapi ada satu ruko dua tingkat yang di dalamnya ada suku cadang kendaraan bermotor dan ban sehingga belum bisa dipadamkan. Petugas kita kesulitan karena tembok gedung panas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan Keindahan dan Pasar (DKKP) OKUT, Drs Elfian Syawal membenarkan adanya kebakaran di pasar Gunawang BK 10 tersebut.

Menurutnya, ruko yang terbakar mencapai 25 unit milik masyarakat, kemudian kios pasar Inpres milik pemerintah sebanyak 20 kios. (don)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.