Muaraenim, Sumselupdate.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muaraenim nomor urut 2 H Nurul Aman – Thamrin AZ menggelar kampanye tatap muka dengan masyarakat Kecamatan Semende Darat Laut, Selasa (27/2).
Pasangan ini berbagi desa untuk dikunjungi. Calon Bupati H Nurul Aman Bekunjung ke Desa Talang Karya Nyata, Desa Muara Dua, Tanah Abang, Muara Danau . Sedangkan Cawabup M Thamrin AZ mengunjungi Desa Pagar Agung, Perapau dan Penyandingan.
Di Desa Pulau Panggung, titik lokasi terakhir kampanye di SDL keduanya hadir bersamaan. Dalam Kampanye tatap muka di SDL ini, Cabup Nurul Aman menegaskan, dia sangat siap untuk menjadi Pemimpin Muaraenim periode 2018-2023. Kesiapan itu berdasarkan pengalaman yang telah dia miliki.
“Ibarat naik tangga, saya ini tinggal menginjak tangga terakhir. Dengan pengalaman menjadi anggota DPRD 5 periode dan dua periode menjadi wakil bupati, tentu saya sudah mengetahui apa yang harus dilakukan untuk membangun Muaraenim lebih baik. Jika Allah meridhoi, saya bersama pak Thamrin siap memimpin Muaraenim,” kata Nurul Aman, di Desa Muara Danau.
Nurul menegaskan, dia tak ingin berjanji yang muluk-muluk. Namun menawarkan program yang masuk akal. “Intinya kita akan melanjutkan dan meningkatkan apa yang sudah baik dan memperbaiki yang belum baik,” ujarnya.
Nurul mencontohkan program kesehatan dan pendidikan gratis. “Berobat gratis dengan menggunakan KK dan KTP sekarang tidak bisa lagi. Siswa SMA sekarang sudah bayar. Ini kan program yang baik untuk masyarakat. Jika kami mendapat dukungan masyarakat pada PILKADA nanti dan terpilih jadi pemimpin Muaraenim, program ini akan kami lanjutkan,” kata Nurul yang disambut tepuk tangan meriah oleh hadirin.
Sementara Cawabup Thamrin AZ saat menjawab pertanyaan warga terkait pegawai honor mengatakan, saat ini memang pendapatan honorer ini belum mencukupi.
“Bagi kaum wanita honor yang mereka peroleh saat ini untuk beli bedak saja tidak cukup. Karena itu jika kami terpilih, honor mereka akan kami tingkatkan. Paling tidak mereka akan menerima honor Rp.800 ribu hingga Rp 1 juta,” ujar Thamrin.
Menurut Thamrin kesejahteraan para honorer, khususnya guru dan tenaga kesehatan memang harus ditingkatkan. Sebab, ungkap Thamrin, jika kesejahteraan mereka rendah tentu tidak akan bias mendidik dengan baik. “Karena itu dalam visi misi pasangan NaTha kesesjateraan mereka akan ditingkatkan. Dengan kesejateraan yang lebih baik, mereka diharapkan akan melaksanakan tugasnya dalam mengajar akan lebih maksimal,” paparnya. (azw)











