Ketua Partai Berkarya Ogan Ilir Iklim Cahya.
Laporan: Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com-Partai Berkarya yang dipimpin Hutomo Mandala Putra, SH alias Tommy Soeharto, tetap eksis dari pusat sampai ke daerah, termasuk di Kabupaten Ogan Ilir (OI).
Dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ogan Ilir Tahun 2020, Partai Berkarya Ogan Ilir yang dipimpin Drs H Iklim Cahya, MM, solid mendukung pasangan Panca Wijaya Akbar, SH dan H Ardani, SH, MH.
Artinya keberadaan dan eksistensi Partai Berkarya tidak terpengaruh dengan kehadiran Partai Beringin Karya.
Ketua Partai Berkarya Ogan Ilir Iklim Cahya saat dijumpai wartawan menanggapi pemberitaan bahwa Partai Beringin Karya (Berkarya) mengusung calon lain dalam Pilkada Ogan Ilir tersebut.
Menurutnya, pihaknya tidak mempermasalahkan Partai Beringin Karya, mengusung Balon Calon Bupati (Balonbup) lain di Pilkada Ogan Ilir, karena itu ranah mereka.
“Tapi yang pasti untuk Partai Berkarya OI yang saya pimpin, tetap konsekuen, konsisten, dan solid mendukung Bakal Paslon Panca Mawardi-Ardani,” tegas Iklim Cahaya, Kamis (10/9/2020).
Dijelaskannya, dukungan terhadap Panca Ardani melalui proses sesuai dengan aturan, yakni melalui sistem penjaringan dan penyaringan dari bawah.
“Memang di awal kita mendukung dan mengusung pasangan Ovi-Ardani. Tetapi di injury time ada perubahan, kita kemudian mendukung Panca-Ardani,” ujar Iklim sembari menambahkan hal tersebut sesuai rekomendasi B1-KWK yang dikeluarkan DPP Partai Berkarya.
Lanjut dia, di antara tokoh Partai Berkarya Ogan Ilir yang ikut terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut adalah, H Haidir Hamim, Koesnadi Shaleh, H Musawir Bahusin, HMW Barkat, HM Syarifuddin Basrie, HM Denhar, Noorman Yusalwan, Azmin H Syarbini, H Marsani, M Yasir, Hj Asmaro, Amiliah, Yuliaslismi, Hendra Gunawan Ateng, Ahmad Bazari, Repi Pandika, Hudori, Yoza Paradito Abka, Ismail Yuda Pratama, Khoirul Umam, Ahyan, Melki Ardiansyah dan lain lain.
Karena itu, mereka yang duduk di kepengurusan baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke desa-desa, tetap solid mendukung apa yang telah disepakati tersebut.
“Kalau ada pihak yang mengatakan bahwa Tommy Soeharto tergabung dalam Partai Beringin Karya, itu manipulasi data dan itu tidak benar. Sebab Tommy sudah meyanggahnya, sesuai surat keberatan pencatutan namanya tertanggal 10 Agustus 2020. Bahkan Tommy akan menuntut pencatutan namanya tersebut ke pengadilan,” paparnya panjang lebar.
Karena itu Iklim meminta kepada orang yang mengklaim sebagai Partai Beringin Karya Ogan Ilir, untuk berjalan sesuai dengan kapasitas mereka.
“Tidak perlu untuk manipulasi data dan fakta. Apalagi saat ini sedang ada proses hukum di PTUN Jakarta. Kita di bawah ini silakan jalan sendiri-sendiri, sampai ada keputusan hukum secara incrach,” jelasnya. (**)











