Gorontalo, Sumselupdate.com – Tiga mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Gorontalo terpaksa berurusan dengan polisi setelah ditetapkan menjadi dalang di balik hilangnya kipas angin di kampus tempat mereka menimba ilmu.
Para pelaku yang masing-masing berinisial RP (20), MK (20), dan YG (20) terlibat pencurian 24 unit kipas angin.
Kapolsek Kota Timur AKP Sutrisno menjelaskan, para pelaku menyasar kipas angin yang berada di ruang kelas yang tertutup saat malam hari. Mereka masuk ke dalam ruang kelas dengan cara merusak pintu dan jendela.
“Mereka ini masih berstatus mahasiswa semester tiga dan sudah 20 kali mencuri kipas angindi kampusnya. Untuk barang bukti lain, masih kita kembangkan,” ujar AKP Sutrisno, dikutip dari liputan6.com, Rabu (3/1/2018).
Selain menangkap ketiga pelaku, polisi juga menyita barang bukti 10 unit kipas angin yang belum sempat dijual. Sutrisno mengungkap, puluhan kipas angin itu dijual dengan cara online melalui akun Facebook. Setelah mendapat calon pembeli, pelaku kemudian membuat janji untuk bertransaksi jual beli.
Aksi pencurian kipas angin yang dilakukan oleh ketiga mahasiswa ini didasari alasan ekonomi. Salah satu pencuri berinisial YP mengaku, uang hasil menjual kipas angin curian digunakan untuk membeli makan dan rokok. (pto)











