Muarabeliti, Sumselupdate.com – Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto manyampaikan, hidup di dunia harus bekerja dengan iklas, jangan dilihat baik ketika ada pimpinan. Karena suatu tempat atau daerah bisa hebat, jika bawahannya sungguh-sungguh dan pimpinannya juga loyal. Guna mendukung pembangunan di daerah tiga pilar yang menjadi motorik yakni Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa.
“Ada beberapa hal yang ingin saya disampaikan, terkait perkembangan situasi kita saat ini, yang semakin maraknya radikalisme, bahaya narkoba dan komunis,” katanya.
Dirinya meminta, ulama, tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk menyampaikan ajaran Islam seluas-luasnya agar tidak salah kaprah. Terlebih untuk perang narkoba yang bisa merusak otak, dengan apa pun bentuk peredaran nya.
“Tiga bahaya yang perlu diwaspadai, yakni radikalisme, narkoba dan komunis serta yang mungkin dengan mudahnya akan masuk. Dengan kerjasama yang baik, maka akan mampu mengembang masyarakat dengan baik, sehingga tidak terterangkap dalam tiga hal ini,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto juga mnyampaikan, sesuai dengan motto solidaritas forkopimda Kabupaten Mura dan Kabupaten Muratara yang siap menjaga keutuhan negara kesatuan RI. Jika ditingkatkan provinsi sudah solid maka kabupaten, kecamatan dan desa harus lebih solid lagi.
“Saya titip kepada tiga pilar ini, untuk terus menginfokan bahaya narkoba kepada masyarakat, terlebih yang sudah mulai mengarah dan menjurus ke penyalahgunaan narkoba,” tuturnya.
Bahkan dirinya juga menyampaikan, bagaimana pemerintah bisa menjalankan pembangunan, jika masih sering terjadi konflik, yang mengakibatkan angka pengangguran dan kriminalitas. Mari dukung pemerintah dalam pembangunan dengan menjaga persatuan dan kesatuan.
“Bahaya radikal itu memang menjadi isu yang saat ini terus berkembang. Soliditas jika terus ditingkatkan maka Mura dan Muratara akan aman, tapi begitu juga dengan sebaliknya,” tutupnya.
Sedangkan Bupati Mura, Ir H Hendra Gunawan, menegaskan bahwa kondisi Mura yang saat ini masih baik dan dalam situasi konduktif. Hal itu tidak terlepas dari kerjasama dan kekompakan semua jajaran baik Pemkab Mura, TNI dan polri dan dibantu dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat.
“Dengan hadirinya Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya ini, menjadi semangat untuk mengejar ketertingalan. Sebab, tidak ada pekerjaan yang berat jika dilakukan bersama-sama. Bahkan saya yakin Dalam dua tahun ini bisa lepas, ditambah lagi dengan semangat AK5, Isya Allah jika kita mampu kita bisa mewujudkan Mura Sempurna,” katanya.
Bahkan lanjut ia, dirinya mengakui masih banyak kekurangan, namun dengan keterbatasan ini dirinya juga meminta bantuan dan kerjasama untuk membangun dan melepas dari status tersebut. Bahkan meminta bantuan dan dukungan serta petunjuk arahan motivasi untuk lebih maju lagi. (ain)











