Palembang Promosikan Industri Rumahan di Trade Expo Indonesia

Stand Pemkot Palembang di Trade Expo Indonesia.

Tanggerang, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Palembang turut berpartisipasi pada acara Trade Expo Indonesia (TEI) ke-34. Acara ini dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (16/10).

Acara yang dihadiri juga perwakilan negara-negara sahabat ini menjadi kesempatan bagi Kota Palembang untuk mempromosikan berbagai industri rumahan melalui stand pameran yang disediakan.

Stand Pemkot Palembang di Trade Expo Indonesia.

“Ini kesempatan kita untuk memasarkan produk dari UKM atau industri rumahan, di sini tersedia kain khas Palembang seperti songket, jumputan, dan juga makanan khas Palembang seperti Pempek dan lain-lain, yang semua dikelola oleh para pelaku industri rumahan,” kata Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat meninjau stad pameran.

Dengan hadirnya para perwakilan negara-negara sahabat, diharapkan, ini menjadi momen industri rumahan Kota Palembang untuk menembus pasar global. “Mudah-mudahan akan menarik minat negara-negara luar apa yang kita pasarkan, ini upaya kita membantu pelaku industri rumahan kedepan bisa menembus pasar global,” kata Fitri.

Sementara itu Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dalam sambutannya menyinggung tensi perang dagang yang masih bergulir.

JK kemudian menyampaikan kepada seluruh perwakilan negara-negara yang menghadiri TEI ini untuk menjadikan ajang ini sebagai ajang perdamaian. “Di dunia sedang ada perang dagang. Mari membuat acara ini menjadi perdagangan yang damai dan adil,” kata JK.

JK mengatakan, di tengah polemik dunia tentunya tak bisa tercipta perdagangan yang efektif. “Sekarang kita tahu semua ada perang dagang antara China dengan Amerika Serikat. Kita balik di sini perdagangan adalah untuk perdamaian dan kemakmuran. Tanpa perdamaian juga kita tidak mungkin berdagang dan perdagangan juga untuk meningkatkan produktivitas dan itu artinya untuk menciptakan kemakmuran semua bangsa,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, dalam gelaran TEI ini pemerintah menargetkan lebih dari 35.000 transaksi. “Setiap tahun kami konsisten menyelenggarakan TEI,” ucapnya.

“Tahun ini Kami menargetkan untuk menyambut lebih dari 35.000 eksportir, importir, dan investor. Mudah-mudahan dapat mencapai total transaksi ekspor dan investasi dengan target meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya,” papar Enggar.

TEI yang merupakan ajang besar Kementerian Perdagangan (Kemendag) digelar selama lima hari mulai dari 16-20 Oktober 2019. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.