Palak Sopir Angkutan Batu PT MHP, Tiga Warga Gemawang Muaraenim Diciduk

Ketiga tersangka pemalakan diamankan di Polsek Rambang Dangku, Muaraenim.

Muaraenim, Sumselupdate.com – Jajaran Polsek Rambang Dangku berhasil mengamankan tiga pelaku pemalakan terhadap sopir truk angkutan batu milik PT MHP di Desa Gemawang, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muaraenim, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (17/7/2020).

Penangkapan ketiga tersangka masing-masing Andi Prayitno (44), Empli Umildi (45), dan Erwansyah (34), ketiganya warga Desa Gemawang, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muaraenim, setelah aparat mendapat laporan dari karyawan PT MHP bernama Armawan.

Bacaan Lainnya

Kapolres MuaraeEnim AKBP Donny Eka Syahputra melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Aprinasyah didampingi Subag Humas Iptu Ishak dalam siaran persnya, Minggu (19/7/2020), mengatakan, aksi pemalakan ini bermula saat Armawan ditugaskan manajemen PT MHP untuk mengurus kelancaran perjalanan truk angkutan batu yang akan digunakan untuk pengerasan jalan logging di wilayah 1 Suban Jeriji.

Tersangka Empli Umildi

 

Saat itu 13 mobil truk yang mengangkut batu sedang melintas di depan salah satu rumah tersangka bernama Andi. Kemudian Andi dan dua rekannya langsung melakukan penghadangan.

Setelah iring-iringan mobil truk berhenti, para tersangka berkata kepada sopir supaya pengurus angkutan batu tersebut menemui mereka.

Tak lama kemudian, datanglah Armawan. Setelah bertemu dengan para tersangka, pelapor berusaha meminta tolong agar belasan truk yang ditahan oleh para pelaku bisa melanjutkan perjalanan.

Akan tetapi para tersangka masih bersikeras menahan mobil, hingga tersangka Andi meminta untuk bisa berkomunikasi dengan Didit orang yang dipercaya membantu kelancaran angkutan tersebut.

Kemudian, Armawan, karyawan PT MHP menghubungi rekannya Didit via telepon selulernya. Setelah terhubung, HP tersebut diberikan kepada tersangka Andi.

Ketika itu, pelaku berbicara dengan nada tinggi sembari menanyakan uang sosial untuk mereka bertiga.

Takut terjadi kekerasan terhadap sopir dan kendaraan angkutan batu mereka, Didit menyanggupi untuk memberikan uang kepada Andi Cs sebesar Rp1,5 juta.

Namun para tersangka menolak. Hingga kemudian Didit menambahkan uang menjadi Rp3 juta  dan para tersangka ini bersedia menerima. Kemudian Didit menyuruh rekannya Armawan untuk menyerahkan uang tersebut kepada  para pelaku.

Usai uang diserahkan, iring-ringan mobil truck dilepas dan boleh melintasi di depan rumah pelaku Andi.

Setelah pemalakan tersebut, peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Rambang Dangku untuk ditindak lanjuti.

Tersangka Erwansyah

 

Setelah menerima laporan tentang adanya aksi pemalakan truk angkutan batu, Kapolsek Rambang Dangku mengintruksikan Kanit Reskrim Ipda Syawaluddin beserta anggota untuk berangkat ke Desa Gemawang guna melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap para tersangka.

Aksi penyergapan berjalan mulus, petugas berhasil mengamankan ketiga orang tersangka tersebut berikut barang bukti uang sejumlah Rp3 juta di dalam rumah tersangka Andi.

Kemudia, para pelaku langsung dibawa dan diamankan ke Polsek Rambang Dangku guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku dan barang bukti uang sudah kita amankan di Polsek Rambang Dangku guna diperiksa lebih lanjut. Para pelaku dijerat dengan pasal 368 KHUP,” pungkasnya. (dan)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.