Operator Alat Berat PT PAMA yang Tenggelam Akibat Tanggul Area Tambang PTBA Jebol, Masih Belum Ditemukan

Sabtu, 3 Oktober 2020
Kondisi tambang yang dipenuhi oleh air dan material lumpur

Laporan Azwar Anas

Muaraenim, Sumselupdate.com — Memasuki hari ketiga, upaya pencarian satu orang operator alat berat yang diduga tertimbun material longsor pasca jebolnya tanggul air di Tambang Air Laya Barat PT Bukit Asam (PTBA) Tbk pada galian PT PAMA Persada Nusantara masih terus dilakukan.

Read More

Hal ini diungkapkan Manajer Humas, Komunikasi dan Administrasi Korporat PTBA, Iko Gusman, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

“Sampai saat ini proses evakuasi masih dilakukan. Kami akan update jika terdapat perkembangan,” kata Iko, Sabtu (3/10/2020).

Iko mengungkap, upaya evakuasi dilakukan langsung oleh PTBA, PAMA dan tim pendukung lainnya.

“Evakuasi oleh Emergency Rescue Team (ERT) baik dari PTBA maupun PAMA dan tim pendukung lainnya,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, tanggul air yang berada di Tambang Air Laya Barat PT Bukit Asam (PTBA) Tbk pada galian PT PAMA Persada, mendadak jebol.

Tak pelak peristiwa ini mengakibatkan excavator dan dozer yang ada di area tambang terendam banjir.

Tak hanya itu, akibat peristiwa mengenaskan ini, empat orang operator karyawan PT PAMA menjadi korban, satu di antaranya belum ditemukan, dan tiga orang dirawat di rumah sakit.

Informasi yang dihimpun Sumselupdate.com, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pada Kamis (1/10/2020).

Manajer Humas, Komunikasi dan Administrasi Korporat PTBA, Iko Gusman saat dikonfirmasi mengungkapkan keprihatinannya terhadap peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, longsor di Tambang Air Laya Barat itu terjadi subuh tadi, sekitar pukul 05.15 Wib, yang mengakibatkan tertimbunnya alat berat operasional tambang.

Sesuai prosedur, lanjut Iko, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut Kepala Inspektur Tambang.

“Saat ini tim fokus melakukan evakuasi terhadap satu orang operator alat berat dan perusahaan akan melakukan langkah-langkah terbaik dalam penanganan kejadian ini termasuk kepada korban,” urainya.

Disinggung terkait adanya korban meninggal dunia, Iko mengatakan pihaknya masih melakukan update informasi lainnya.

“Informasi lainnya masih kami update. Jika ada perkembangan akan sampaikan. Terima kasih,” pungkasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts