Operasi Patuh Jaya 2017, Kakorlantas Minta Aparat Humanis

Rabu, 10 Mei 2017
Kakorlantas Irjen Royke Lumowa saat membagikan helm gratis.

Jakarta, Sumselupdate.com – Selama dua pekan ke depan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) menggelar operasi patuh jaya 2017. Dalam operasi kali ini, Kakorlantas Mabes Polri Irjen Royke Lumowa meminta jajarannya bertindak humanis.

Operasi Patuh Jaya digelar sejak tanggal 9 sampai 22 Mei 2017. Setidaknya 23.000 personel kepolisian di seluruh Indonesia diturunkan. Tujuannya untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas.

Read More

“Tindakan represif atau penegakan hukum berupa penilangan yang terukur terhadap pelanggar lalu lintas. Yang penting, tidak melupakan tindakan kepolisian yang humanis,” ujar Royke dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (9/5/2017) dikutip dari detikcom.

Royke berharap operasi Patuh Jaya 2017 meningkatkan kedisiplinan pengendara. Sehingga angka kecelakaan dan titik kemacetan berkurang.

“Kami mengedepankan penegakan hukum atau represif khususnya bagi pelanggaran-pelanggaran yang berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Apa saja itu? Kecepatan tinggi, bonceng tiga, melawan arus, melanggar marka utuh kemudian lampu tidak dinyalakan pada malam hari misalnya, tidak pakai helm,” urainya.

Sedangkan untuk antisipasi peristiwa Lubuk Linggau, Sumsel, Royke sudah mewanti-wanti anggotanya tetap bertindak humanis.

“Kita SOP-nya kan sepanjang masih bisa dihentikan dengan tidak menggunakan tembakan itu yang kita lakukan. Banyak cara yang kita lakukan misalnya pengejaran yang sudah diajarkan,” tutupnya. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts