OKU ‘Rajanya’ Aset Terbengkalai

Senin, 2 April 2018
Salah satu aset terbengkalai.

Baturaja, Sumselupdate.com –  Berbicara soal bangunan terbengkalai, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tampaknya menjadi lrajanya’. Banyak bangunan bernilai ratusan juta hingga miliaran di daerah ini tak dimanfatkan sebagaimana semestinya.

Salah satunya, sebut saja kios-kios yang disediakan untuk para pedagang buah di areal terminal tipe A Batu Kuning Baturaja. Sampai kini, kios-kios yang dibangun dengan biaya setengah miliar itu teronggok tak bertuan.

Read More

Tak ada pedagang buah yang berdagang disana. Rumput dan ilalang sudah meninggi menutupi kios-kios yang tersedia. Alhasil, kios yang dibangun di era kepemimpinan Bupati H Yulius Nawawi itu kini bak areal pemakaman tua.

Diketahui, kios-kios tersebut berada di dalam areal Terminal Tipe A Batu Kuning Baturaja. Itu tadi, sejak terminal masih dipegang daerah hingga diambilalih pusat, tak juga kunjung memberi manfaat. Ironisnya, kios buah yang berada di seberangannya dengan keberadaan pasar induk Batu Kuning yang kondisinya pun sama. Sepi, minim aktivitas jual beli.

“Kios buah disana kalau tidak salah berjumlah 110 kios dengan anggaran waktu itu Rp550 juta. Tapi, sampai sekarang belum ada langkah nyata pemerintah untuk memanfaatkan kios tersebut, termasuk pasar induk itu sendiri. Ngabis-ngabiskan duit saja,” cetus Okta, warga Baturaja.

Padahal menurut Okta, niat awal membangun kios tersebut untuk menumbuhkan geliat ekonomi dan menjadi salah satu pemasukan PAD. Faktanya kini, hanya sekedar menambah onggokan sampah bangunan tak bertuan.

Lantaran tak tegas dan tidak komitmen, lanjut dia, membuat para pedagang buah di Baturaja jadi “berceceran” kemana-mana. Ada yang berdagang di pinggir jalan pasar atas. Ada juga yang mendirikan tempat di samping rumah dinas bupati, di depan Kantor Dinas Pariwisata.

Serta ada pula yang membuat tempat semi permanen di depan eks Mall Kanio Air Karang. Dan terbaru, pedagang buah berjualan di pinggir Jalan Lintas Sumatera masuk wilayah Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

“Tahun lalu Pemkab jugo nyediake tempat di areal eks lapangan Korpri (lapangan upacara) di Tanjung Baru, buat para pedagang buah. Tapi caknyo dak mampu membuat pedagang buah bertahan. Nak jadi apo Baturajo ini. semrawut. Pacak bangun bae, tapi dak pacak manfaatke,” tandas dia. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts