OJK Nilai Kasus Jiwasraya Masih Terlalu Kecil

Kamis, 23 Januari 2020
ilustrasi. (Foto; Sumselupdate.com/istimewa).

Jakarta, Sumselupdate.com– Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menghubungkan kasus tersebut dengan ekonomi domestik yang masih tumbuh stabil di kisaran 5 persen. Kasus asuransi seperti Jiwasraya, AJB Bumiputera, ASABRI, Taspen dikatakan terbilang masih dalam skala kecil.

Wimboh menjelaskan, pertumbuhan ekonomi 5 persen dan di beberapa lembaga keuangan yang mengalami penanganan ini sehingga nilai (size-nya) masih kecil dibanding industri-industri,” katanya.

Read More

Wimboh menuturkan, hingga saat ini stabilitas industri keuangan masih terjaga. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan yang masih di angka 6,08 persen.

Pertumbuhan aset asuransi juga masih mencapai Rp 1.325,7 triliun per Desember 2019, meningkat 64,1 persen dibandingkan 2014 yang hanya Rp 807,7 triliun.

Tak hanya itu, nilai investasi industri asuransi juga meningkat dari sebelumnya Rp 648,3 triliun di 2014 menjadi Rp 1.141,8 triliun sepanjang tahun lalu.

Secara rinci, premi asuransi komersial pada 2019 sebesar Rp 169,86 triliun untuk premi asuransi jiwa dan premi asuransi umum atau reasuransi sebesar Rp 91,79 triliun.

Sementara tingkat permodalan Risk Based Capital (RBC) pada 2019 sebesar 329,3 persen untuk asuransi umum dan 725,4 persen untuk asuransi jiwa. Angka tersebut masih di atas ambang batas permodalan asuransi minimal 120 persen. (rns)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts