Nyaris Perkosa Siswi SD di Dalam Hutan, Warga Pemulutan Selatan Ogan Ilir Diringkus 

Tersangka Bahari saat diamankan di Mapolres Ogan Ilir.

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – Kasus percobaan perkosaan anak di bawah umur terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resort (Polres) Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Bacaan Lainnya

Pelaku itu adalah Bahari (28), warga Dusun I, Desa Harimau Tandang, RT 01, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir.

Tersangka Bahari nyaris merenggut kesucian Melati (10) bukan nama sebenarnya, siswi SD yang tinggal di Desa Harimau Tandang, Dusun II, RT 04, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Kasat Reskrim, AKP Robi Sugara mengatakan, kasus percobaan pemerkosaan ini terjadi pada Selasa, 6 Oktober 2020 lalu sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut Kasat, kasus ini bermula korban pulang dari sekolah dan tersangka Bahari menjemput gadis kecil itu dengan alasan akan mengantar korban pulang ke rumahnya naik sepeda motor.

Lantaran kenal, sehingga korban mau saja ikut dan pulang bersama pelaku. Namun ternyata hal tersebut sudah menjadi modus pelaku untuk merududpaksa korban.

Nah, sampai di tengah perjalanan, korban tidak diantar pulang ke rumahnya, melainkan dibawa oleh pelaku masuk ke dalam hutan dengan alasan akan mencari daun kelapa untuk membuat sapu lidi.

Setelah di dalam hutan, melihat kondisi sepi dan merasa aman, tersangka menarik tangan hingga korban terduduk di rumput.

Mendapat perlakukan kasar dan tak senonoh, korban berteriak sekuat tenaga dengan disertai lari dan meminta tolong.

Melihat korban melawan, pelaku kian bernafsu dan dengan sekuat tenaga membungkam mulut korban. Sedangkan tangannya mencabuli tubuh korban.

Beruntung di saat detik menentukan, korban berhasil menendang pelaku sambil berteriak minta tolong.

Barang bukti yang diamankan petugas Unit PPA Polres Ogan Ilir yang dipimpin Iptu Avif Pinarcoyo, SE.

Upaya korban berhasil, sehingga gadis cilik itu melarikan diri menuju ke rumah warga terdekat. Saat itu, saksi Ferawati (24), warga Desa Harimau Tandang, Dusun II, RT 03, Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir yang mendapat cerita korban yang baru dicabuli pelaku, mengajak ke rumah Kades.

Kemudian dengan cepat sang kades kenghubungi  keluarga korban. Ketika mendengar pengakuan dari korban, orangtuanya terkejut bukan kepalang dan melaporkan peristiwa percobaan perkosaan itu ke petugas  SPKT Polres Ogan Ilir untuk ditindak lanjuti

Setelah laporan diterima dan dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, didapat sekurang kurangnya dua alat bukti yang cukup.

Dari hasil penyelidikan serta keterangan dari para saksi, tepatnya pada Rabu (27/1/2021), sekitar pukul 09.00 WIB, Unit PPA dipimpin Iptu Avif Pinarcoyo, SE mendapat informasi jika tersangka sedang berada di rumahnya.

Tak mau membuang waktu, Unit PPA Polres Ogan Ilir langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu sedang tidur-tiduran di dalam kamar rumahnya.

Penyergapan pun dilakukan. Tersangka berhasil ditangkap tanpa melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya.

Dalam penangkapan itu, petugas menyita barang bukti satu helai celana panjang olahraga warna biru list merah muda, satu helai celana short warna coklat, satu buah parang besi panjang lebih kurang 30 sentimeter. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.