Nyaris Buta, Aktivis 1998 di Palembang Ini Disiram dan Cekoki Air Keras

Senin, 12 April 2021
Korban penyiraman air keras Panji

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Panji (40), warga Jalan Tegal, Kecamatan Plaju Darat, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan harus menahan rasa sakit akibat disiram ari keras.

Read More

Peristiwa penganiayaan berat ini terjadi di depan Megaria Palembang,
Sabtu (10/4/2021).

Bahkan pria satu anak tersebut dicekoki menggunakan air keras tersebut.

Novri (24) saksi mata yang saat kejadian berboncengan dengan korban mengatakan, bahwa rekannya itu merupakan aktivis 1998 yang menjadi korban penyerangan oleh OTD.

Korban penyiraman air keras Panji

“Waktu itu saya dan korban pulang dari rumah teman korban yang berada di Talang Buruk. Tiba di Jalan Kolonel Atmo dan berbelok Jalan Rustam kita diikuti oleh dua orang berbadan tegap menggunakan motor matic ,” ujarnya kepada awak media, Senin (12/4/2021).

Kemudian saat di TKP (Megaria) kedua orang yang tak dikenal tersebut mendekati motornya dan menyemprotkan air keras tersebut ke arah korban.

Tak pelak, dia dan korban terjatuh. Di saat bersamaan kedua pelaku menghampiri korban membuka tutup botol air keras tersebut ke arah korban sehingga mengenai sebagian kepala dan tubuh korban.

Tak puas dengan itu, kedua pelaku malah mencekoki air keras tersebut ke dalam mulut korban.

Puas melihat korban tak berdaya kedua pelaku melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut pelaku mengalami luka bakar di bagian wajah, kepala, mulut, dan mata korban yang nyaris buta.

Dari keterangan korban dugaan kuat pelaku tersebut ada kaitannya dengan lawan bisnisnya yang tak suka dengannya.

“Kata korban kuat dugaan pelaku yang menyerangnya ada kaitannya dengan lawan bisnisnya yang berinisial FB,” jelasnya.

Novri menambahkan bahwa korban adalah aktivis 1998 yang saat ini masih aktif yang merupakan salah satu teman aktivis 1998 ternama di Palembang.

“Sudah ada dari anggota Intelkam Polda Sumsel datang kesini. Dan hari ini juga kita akan ke Bhayangkara Palembang untuk berobat,” tutupnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts