Niat Rujuk Ditolak, Mantan Suami Naik Pitam Siram Air Keras ke Susanti dan Anaknya

Kondisi korban saat menjalani perawatan.

Laporan : Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Ibu dan anak jadi korban penyiraman air keras oleh mantan suami siri korban lantaran tak terima ajakan untuk rujuk kembali, ditolak mentah-mentah oleh sang mantan istri.

Read More

Susanti Hariyani (30) dan sang anak DA yang baru berusia tujuh tahun, warga jalan aman kelurahan Srijaya, kecamatan Alang Alang lebar daun, harus mendapatkan perawatan intensif akibat luka bakar dari air keras yang diterimanya.

Susanti Hariyani sendiri akibat kejadian tersebut mengalami luka hampir di sekujur tubuh, sedangkan DA (7) yang pada saat ke jadian berada di sebelah Susanti ikut terkena siraman air dari pria berinisial YME (45).

“Saya dengan pelaku nikah siri dan kami tidak punya anak dan anak yang menjadi korban ini merupakan¬† anak sama suami saya sebelumnya,” ujar Susanti saat dihubungi melalui telepon, Senin (10/1/2022).

Ia menjelaskan, bahwa kejadian penyiraman air keras tersebut terjadi di dalam rumahnya sekitar pukul 15:00 WIB, Jumat sore (6/1/2022).

“Dia mau mengajak rujuk, namun saya tolak,” kata Susanti.

Susanti sendiri mengaku sudah satu tahun lebih berpisah dan memilih tinggal bersama ibunya. Ia mengklaim lebih memilih berpisah dengan mantan suaminya lantaran selalu mendapat perlakukan KDRT.

Bahkan sejak berpisah dengan mantan suaminya, pelaku (YME) masih sering melakukan peneroran  dengan cara mengikuti saat berada di luar rumah, seperti bekerja.

“Rasa teror dan rasa tidak tenang saya benar terbukti karena pelaku melakukan penyiraman air keras kepada saya dan anak saya dan setelah melakukan aksi itu pelaku (YME) kabur meninggalkan saya dan anak saya,” katanya.

Kondisi bocah DA (7)

Bahkan sebelum kejadian penyiraman air keras, Susanti mengungkapkan bahwa ia merasa dibuntuti oleh pelaku dari tempat kerja sampai pulang ke rumah.

“Waktu pulang, saya diingatkan sama tetangga kalau ada dia di sana, kemudian waktu itu saya sempat ke rumah kakak terus minta jemput ibu untuk pulang ke rumah,” jelasnya.

Pada saat Susanti sampai di rumah, ternyata pelaku sudah nunggu di depan. Diduga YME sempat mengintimidasi dengan mengancam akan membunuh korban.

“Pelaku teriak mau bunuh saya dan langsung siram air, kemudian saya berbalik badan makanya kena banyak di punggung. Karena merasa sakit lantas saat itu juga saya langsung di bawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Setelah kejadian itu Susanti langsung membuat laporan ke Polsek Sukarami. Ia menduga mantan suaminya tersebut hingga kini masih berada di Palembang.

“Dia masih berkeliaran, saya harap dia segera ditangkap dan bertanggung jawab atas perbuatannya,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolsekta Sukarami Kompol Budi Hartono Sutrisno melalui Kanit Reskrim Iptu Denny Irawan SH membenarkan kejadian penyiraman air keras terhadap ibu dan anak tersebut, ia menjelaskan telah menerima laporan tersebut langsung dari korban.

“Setelah menerima laporan korban, tim Buser Polsek Sukarami dengan di damping keluarga korban langsung merespon dengan mendatangi tempat-tempat yang di duga menjadi tempat persembunyian pelaku, namun dari beberapa tempat yang didatangi pelaku belum di temukan,” ujarnya Selasa (11/1/2022).

Dikatakan Denny, bahwa pihaknya sudah memeriksa saksi-saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Pelaku masih dalam pengejaran Tim Buser Polsek Sukarami, motifnya masih di dalami dan doakan semoga pelaku cepat terungkap,” tutupnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.