Ngaku Dukun Bisa Usir Hantu, Ayah dan Anak Diringkus Polisi

Kamis, 5 Januari 2023

Laporan : Heriyansah

Baturaja Sumselupdate.com – Mengaku sebagai dukun dan bisa mengobati hal-hal yang berbau mistis, ayah dan anak, Aryadi dan Agustiawan, warga Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur diamankan polisi.

Read More

Kedua pria asal warga Martapura OKU Timur ini tertangkap basah warga dan anggota Satlantas yang sedang berpatroli di wilayah Desa Tanjung Kemala, saat menipu seorang wanita warga Desa Tanjung Kemala Kecamatan Baturaja Timur.

Dari tangan keduanya, warga dan petugas polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa uang jutaan rupiah serta berbagai jimat yang dimiliki kedua pelaku untuk meyakinkan korbannya.

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Danu Agus Purnomo, melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Zanzibar saat dikonfirmasi Kamis (5/1) mengatakan, jika kedua pelaku sendiri berhasil diamankan pada Rabu (4/1) malam di Desa Tanjung Kemala Baturaja Timur.

Dimana saat itu, kedua pelaku ini nyaris dihakimi oleh keluarga korban dan warga yang kesal dengan aksi keduanya. Beruntung disaat bersamaan, anggota Satlantas Polres OKU yang sedang berpatroli melintas disekitar lokasi dan berhasil menenangkan warga.

“Benar ada kejadian dugaan penipuan, kedua pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti, tapi saat ini masih dalam penyelidikan apakah benar aksi itu dan akan kita gelar dulu, ” ucap Kasat Reskrim Polres OKU AKP Zanzibar.

Sementara kedua pelaku mengaku, jika perbuatan tersebut terpaksa mereka lakoni karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Kami baru sekali ini melakukan aksi seperti ini, tapi satu korban ini sudah beberapa kali saya tipu karena terdesak kebutuhan ekonomi pak,” ungkap Aryadi.

Menurut Aryadi, modus yang mereka gunakan adalah menyakinkan korban jika di rumah korban ada hantu gentayangan. Kemudian, barulah pelaku menghipnotis korban untuk mengeluarkan sejumlah uang guna diterbangkan bersama penyakit yang diderita oleh korban.

“Modus saya, korban itu kena guna guna dan ada arwah gentayangan dirumahnya. Nah untuk menghilangkan itu saya minta uang dengan alasan untuk diterbangkan bersama penyakitnya. Korban saya hipnotis dahulu, tapi uang itu sama sekali tidak saya terbangkan tapi saya ambil,” ungkap Aryadi. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts