Mobil Emisi Karbon Tanpa Bahan Bakar Fosil

Rabu, 22 Juni 2016
Tim Unsri saat audiensi dengan Gubernur Sumsel

 Palembang, Sumselupdate.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) akan menerapkan mobil emisi karbon (Hydrogen) yang tidak menggunakan bahan bakar fosil. Mobil tersebut akan diterapkan untuk pertama kalinya pada perhelatan Asian Games 2018 di Kota Palembang.

Mobil yang menggunakan hidrogen itu nantinya akan membuat ramah lingkungan dan bebas polusi.

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin mengatakan, mobil hydorgen car merupakan teknologi masa depan. Dari hasil riset puluhan tahun, sekarang sudah ada aplikasi dan sudah bisa digunakan untuk tambahan pada mobil-mobil pabrikan, seperti BMW, Mercedes Benz, Honda dan Toyota.

“Saya mencoba mobil elektrik, mobil listrik merek Renault ditambah dengan daya jelajahnya mulai dari 80 km menjadi 401 Km,” katanya saat usai menerima Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) di Griya Agung Palembang, Rabu (22/6).

Menurutnya, “Provinsi Sumsel mepunyai Jakabaring Sport City (JSC) untuk Asian Games dan tekad kita menjadikan Green Sport City. Listrik yang digunakan di situ harus dari solar powerplan (PLTS), pembangkit tenaga surya, air minumnya tinggal langsung diminum dari keran, kendaraan yang masuk hanya boleh kendaraan tanpa emisi karbon yang tidak menggunakan bahan bakar fosil,” katanya.

“Jadi mereka tertarik dengan ini, lalu mereka mengundang ke Kopenhagen (Denmark) mencoba mobil Renault tadi. Kalau mau itu nanti akan diterapkan di JSC. Jadi di Jakabaring akan kita bangun pembangkit listrik tenaga surya. Ini baru permulaan di Indonesia. Nah, ini akan meluas ke mana-mana, di Kota Palembang, Provinsi Sumsel, dan Indonesia. Oleh karena itu kita perlu kerjasama dengan Unsri sehingga Unsri nanti menjadi World Class University Internasional,” ujar Alex.

Sementara itu, Rektor Unsri, Prof Anis Sagaf mengatakan, “Jadi ini langkah yang sangat jauh, insyallah Unsri ada beberapa para ahli di bidang fosil dan teknologi energi. “Kita akan dukung dan kita sambut baik dan mudahan-mudahan niat baik Gubernur Sumsel bersama Unsri menjadi kenyataan dengan waktu yang tidak lama,” ucapnya.

Menurutnya, keinginan Gubernur itu bisa diterapkan di Asian Games. “Setelah ini nanti akan rapat bersama staf-staf dan berkumpul membuat suatu rencana kemudian akan kita serahkan lagi kepada Gubernur Sumsel”, sambungnya.

Dari fosil akan menjadi hidrogen. Karena tenaganya dari Unsri dan bekerjasama dengan negara Malaysia (University Teknologi Malaysia). “Nah, itu akan saya seriuskan lagi dengan mereka sehingga tim ini betul-betul bisa mem-backup apa yang menjadi keinginan Gubernur,” ujarnya.

Dijelaskanya, ide Gubernur Sumsel ini luar biasa. “Kita selama ini punya riset, kalau Gubernur berpikiran bagaimana ini diaplikasikan dan dipakai karena teknologi untuk mobil ini menggunakan hidrogen. Maka itu kita sudah untung dari segi emisi polusi. Jadi biaya emisi polusi sudah tidak diperlukan lagi,” sambungnya.

“Hydrogen itu adalah penguraian, misalnya H2O, ada hidrogen ada oksigennya. Nah, itulah  proses penguraian, kalau itu berhasil luar biasa sekali,” pungkasnya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts