Martapura, Sumselupdate.com – Sungguh tragis akhir hidup Maryono bin Sukimin (38), warga Desa Rejodadi, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur.
Pria yang kesehariannya berprofesi petani ini nekat menusukkan pisau tepat di ulu hatinya hingga nyawanya melayang, abu (21/12/2016), sekitar pukul 07.30.
Aksi harakiri ala Jepang ini lantaran dipicu frustasi akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Peristiwa bunuh diri ini diketahui anak korban Predo (16) yang terbangun dari tidur usai mendengar suara seperti benda jatuh di ruang tengah rumahnya.
Kapolres OKU Timur AKBP Audie S Latuheru melalui Kabag Ops Kompol Nurhadiansyah mengatakan, Maryono ditemukan anaknya sudah tergeletak di lantai ruang tengah rumahnya dengan kondisi berlumuran darah.
Mengetahui hal tersebut, menurut Nurhadiansyah, Predo langsung berusaha mencari pertolongan pada warga sekitar dan langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Namun di tengah perjalanan, Maryono mengembuskan nafas terakhirnya.
Usai kejadian, petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Saat olah TKP itu, petugas menemukan barang bukti berupa satu pisau dengan panjang 40 sentimeter yang sudah berlumuran darah.
“Korban mengalami luka tusuk di bagian ulu hati sepanjang lima sentimeter. Menurut keterangan keluarganya, korban mempunyai riwayat penyakit paru-paru, asma kronis yang tidak kunjung sembuh,” kata Nurhadiansyah yang saat itu didampingi Kabag Humas Polres OKU Timur AKP Hardan. (yul)











