Miliki Senpi, Oknum Warga Komplek perumahan Springhill Palembang Diciduk

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan dalam realese ungkap kasus kepemilikan senpira, Sabtu (19/11/2021).

Laporan Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com –  Kedapatan menyimpan senjata api (senpi) FN kaliber 99 MM, Anthony Qausyar (33), warga Komplek perumahan Springhill Palembang Aster Cosmo, Kelurahan Alang Alang Lebar Palembang diciduk unit I Subdit III Jatanras Polda Sumsel di rumahnya, Jumat (19/11/2021) dinihari.

Read More

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan mengatakan, penyergapan ini setelah pihaknya menerima informasi dan tim opsnal unit I dipimpin AKP Willy Oscar dan Panit opsnal AKP Bilaid Oustin langsung melakukan penyelidikan.

“Saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu pucuk senpira laras pendek jenis FN Kaliber 99 MM dan 54 butir amunisi,” ungkap Kompol Christoper Panjaitan.

Dari keterangan tersangka, Kompol Christoper Panjaitan menjelaskan kepemilikan senpira tersebut untuk menjaga diri.

“Pengembangan penyelidikan terus kita lakukan untuk mengetahui siapa orang yang menjual senpi rakitan tersebut kepada tersangka,” katanya.

Barang bukti senpi rakitan.

Bersama pelaku, polisi menyita barang bukti satu pucuk senjata Laras pendek jenis FN kaliber 99 MM, serta 54 butir amunisi kaliber 99 MM.

Sementara itu, tersangka Anthony Qausyar (33) mengaku senpira itu didapat dengan cara membeli dari sahabatnya seharga Rp12 juta.

“Senpi rakitan itu jenis FN aku beli seharga Rp12 juta dari kawan aku Pak tigo bulan yang lalu,” ujar tersangka saat dihadirkan dalam realese ungkap kasusnya, Sabtu (20/11/2021).

Anthony Qausyar sendiri mengaku alasannya membeli senjata tersebut karena pekerjaan yang sering melintasi kawasan hutan.

“Baru sekali aku pakai senpi itu, cuma aku tembakan sekali ke atas untuk ngetes bae,” ungkapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.