Dinas Pertanian PALI Puji Padi SRI Organik CSR Pertamina Pendopo

Penanaman perdana padi Sri Organik oleh SR Manager Pertamina Pendopo I Wayan Sumerta didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, dan sejumlah kepala OPD, instansi yang ada di Kabupaten PALI.

PALI, Sumselupdate.com Tanam perdana padi SRI organik program pertanian sehat ramah lingkungan berkelanjutan dilakukan PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4 Pendopo Field, belum lama ini menuai pujian dari Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Penanaman perdana yang dilakukan di atas lahan seluas lebih kurang 1,5 hektar dikelola kelompok tani binaan Pertamina Pendopo.

Read More

Kegiatan tanam perdana yang akan menjadi pilot project pertanian organik di wilayah Bumi Serepat Serasan.

Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI< Ahmad Jhoni menyampaikan apresiasi terhadap program CSR Pertamina Pendopo yang menurutnya selaras dengan program pemerintah yakni pertanian berkelanjutan ramah lingkungan.

“Kami juga sampaikan terima kasih kepada Pertamina Pendopo yang telah membina petani. Program ini menjadi pelopor pertanian ramah lingkungan di kabupaten PALI dan harapan kami bisa dikembangkan ke petani lainnya yang ada di Kabupaten PALI,” kata Ahmad Jhoni.

Ahmad Jhoni berharap lahan sawah di Kabupaten PALI bisa dipertahankan karena dari data yang dimiliki semula PALI memiliki luas baku sawah 7.500 hektar turun menjadi 5.100 hektar.

“Kedepan padi ramah lingkungan serta sejumlah sayuran bisa berkembang di PALI yang pada akhirnya bisa menyejahterakan petani,” tutupnya.

Sementara itu, I Wayan Sumerta mengatakan tanam padi SRI organik program pertanian sehat ramah lingkungan merupakan program CSR yang sebelumnya telah dilakukan Pertamina Pendopo di wilayah Jirak Kabupaten Muba.

“Program ini telah kami mulai sejak tahun 2019 di Jirak. Dan setelah diamati ternyata hasilnya cukup baik kemudian kami coba kembangkan di PALI yang akan menjadi pilot projek ke dua program CSR seperti ini. Sekarang tanam perdana padi SRI organik, dan direncanakan pada tanggal 26 februari 2022 sudah bisa panen, namun secara berkala akan dipantau perkembangannya,” ungkap I Wayan.

Dengan adanya program tersebut, I Wayan berharap mendapatkan manfaat bagi warga sekitar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pada PPMP Pendopo ini baru berjalan sekitar empat bulan, hasilnya memang kalau padi organik belum ada karena baru tanam perdana, namun untuk berbagai macam sayuran sudah ada yang panen dan hasilnya sudah bisa dipetik oleh anggota kelompok tani. Semoga saja, sesuai harapan kami dengan adanya program ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” harapnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.