Menjadi Korban Penipuan, Jhonson Lumban Tobing Minta Oknum Polisi Dipecat

Penulis: - Kamis, 11 Juli 2024
Terdakwa Agus Kurniawan, oknum anggota polisi di Sumsel yang terjerat kasus dugaan penipuan korban Jhonson Lumban Tobing menjalani sidang lanjutan di PN Palembang, Rabu (10/7/2024).

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang lanjutan perkara dugaan penipuan yang menjerat terdakwa Agus Kurniawan oknum anggota polisi di Sumsel, atas perbuatannya, korban Jhonson Lumban Tobing mengalami kerugian mencapai Rp399 juta.

Dalam sidang dihadapan Majelis Hakim yang diketuai hakim Zulhkifli, SH, MH, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Fauzan, SH, MH menghadirkan saksi korban.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan saksi, korban Jhonson Lumban Tobing, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar 27 Agustus 2019, terdakwa mendatangi dirinya dan mengatakan butuh uang sebesar Rp300 juta untuk buka usaha.

“Nanti setelah tiga bulan, akan dikembalikan Rp390 juta. Mendengarkan hal tersebut saya bilang tidak bisa kalau mau pinjam uang harus ada jaminan. Kemudian mendengarkan hal tersebut terdakwa memberikan jaminan berupa berupa sertifikat rumahnya di Suka Bangun 2,“ ungkap saksi korban saat di persidangan

Masih kata saksi korban, saat dibuat akta perjanjian dan akta pengikatan jual beli tanggal 27 Agustus 2019, korban Jhonson Lumban menyerahkan uang Rp300 juta serta kwitansi dibulatkan sebesar Rp390 juta,” jelas Fauzan saat di persidangan.

Lanjut saksi korban, tiga bulan kemudian, korban Jhonson Lumban menagih janji, untuk mengembalikan uang Rp390 juta, namun belum ditepati terdakwa dengan berbagai alasan.

“Sekitar bulan Juli 2020 korban Jhonson Lumban mengecek sertifikat yang dikuasainya berupa SHM No 13540 tahun 2014 kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame di BPN Palembang, rupaya telah diagunkan (sertifikat asli) ke BTN Palembang tahun 2014. Dan sertifikat dikuasai korban bukan sertifikat asli, melainkan duplikasi,” jelasnya.

Usai sidang kuasa hukum korban, Erwin Simanjuntak menegaskan,  perlu ia sampaikan terdakwa Agus Kurniawan, ini di tahun 2020 pernah dihukum perkara fidusia dengan leasing, di Pengadilan Negeri Palembang ini.

“Harapan kami kepada bapak Kapolda Sumsel tolong untuk terdakwa ini, supaya ditindak lanjuti sesuai peraturan perundang-udangan yang berlaku untuk dipecat. jangan sampai ada korban-korban lainnya, atas ulah oknum ini,” tutupnya. (**)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.