Membludak dan Sebabkan Kemacetan, Pengujian Kir Dibuka Sampai Sabtu

Tingginya pemohon uji kir, membuat Dishub Kota Palembang memperpanjang pelayanan sampai hingga hari Sabtu.

Palembang, Sumselupdate.com –  Jika biasanya tempat pengujian kendaraan bermotor (kir) di Jalan Kol H Burlian buka sampai Jumat, kini diperpanjang sampai Sabtu. Hal ini untuk menghindari antre panjang setelah lima bulan tutup lantaran Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Rizal mengatakan, untuk mengantisipasi membludaknya kendaraan, Dishub Kota Palembang juga melayani pengurusan kir hingga hari Sabtu sampai kondisi kembali normal.

Bacaan Lainnya

“Kendaraan membludak untuk antre mengurus KIR dan membuat kemacetan di jalanan yang cukup panjang,” Rabu (2/9/2020).

Untuk menertibkan kemacetan tersebut pihaknya sudah menurunkan petugas untuk mengatur lalu lintas di sepanjang jalan kolonel H Burlian tersebut.

“Dan petugas kami juga sudah menginfokan kepada mereka untuk tidak melakukan antrian di pinggir jalan yang bisa mengakibatkan kemacetan, karena target perhari pengurusan kir sebanyak 250 kendaraan,” katanya.

Antrian kendaraan yang akan melakukan pengujian kir.

Agus mengatakan, untuk biaya mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) No. 16 Tahun 2011 dan pada bulan depan ada kenaikan tarif pengujian mengingat sudah ada Perwali baru untuk pembayaran tarif PKB.

“Awalnya kami menargetkan di APBD induk Kontribusi dari Uji kir ini sebesar Rp4,2 miliar namun karena adanya wabah Covid dan pelayanan PKB sempat tutup, turun menjadi Rp2 miliar, dan sekarang baru terealisasi sebesar Rp600 juta,” jelasnya.

Bahkan dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa calo, dan jika ditemukan ada calo maka dihimbau untuk segera melaporkan. “Disana ada petugas yang mengatur teknisnya, jika ditemukan ada calo silakan lapor ke petugas di lapangan,” katanya.

Bahkan saat ini sistem pengujiannya sudah menggunakan BLUE (Bukti Lulus Uji Emisi) yang dulu menggunakan buku kir dan sekarang menggunakan Smart Card. “Dengan adanya sistem baru ini kendaran wajib hadir karena ada CCTV yang dipasang untuk memastikan bahwa kendaraan benar diuji,” terangnya.

Salah satu pemilik kendaraan, David mengaku sudah mengantri dari jam 06.30 namun sudah kehabisan nomor antrian. “Saya sudah dari pagi tapi petugas mengatakan sudah tidak ada lagi nomor antrian, ada yang mengantri dari pukul 04.30, karena membludak jadi saya tidak dapat nomor antre,” ujarnya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.