Laporan: Armiziwadi
Baturaja, Sumselupdate.com – Dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, semua hal berjalan dengan mengandalkan tekhnologi dan digital. Memberikan pendidikan digital, dampak positif dan negatifnya juga tak kalah penting.
Hal itu disampaikan Plh Bupati OKU H. Edward Candra, saat menjadi Keynote Speaker Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital Meningkatkan Keterampilan Mengajar di Era Digital di Ruang Video Conference Pemkab OKU, Jumat, (2/7/2021).
Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu bahkan telah meluncurkan Program Literasi Digital Nasional pada momentum hari Kebangkitan Nasional.
Tapi itu saja tidak cukup, butuh sumber daya manusia yang juga siap untuk dapat melakukan hal itu.
“Pandemi Covid-19 mengharuskan kita beribadah, bekerja, belajar dan beraktivitas di rumah. Proses belajar dilakukan di rumah, keadaan ini memaksa pemerintah untuk menghadirkan alternatif belajar mengajar dengan sistem daring,” jelasnya.
Proses pendidikan pada masa pendemi Covid-19 yang harus diperhatikan yaitu, dampak positif dan negatif dari perubahan penggunaan ruang digital. Oleh karena itu peran penting antara guru dan orang tua untuk mengawasi proses belajar melalui ruang digital.
Pada kesempatan ini, Edward Candra menambahkan kegiatan literasi digital di Kabupaten OKU telah berlangsung dua kali dengan melibatkan mahasiswa, ASN non guru.
Untuk kegiatan literasi digital pada hari ini diikuti oleh seluruh guru SMA dengan menampilkan nara sumber di bidang pendidikan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten OKU mengapresiasi kegiatan Webinar ini sebagai bentuk dukungan program nasional.
Pada akhir sambutannya, Edward Candra mengatakan, kegiatan literasi digital akan dilaksanakan sebanyak 23 kali kegiatan yang diselenggarakan sejak bulan Juni sampai November 2021.
Untuk diketahui Pelaksana harian Bupati OKU H. Edward Candra, dalam kesempatan ini didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKU Priyatno Darmadi, dan Kepala Seksi Keamanan Informasi Dede Fernandez. (**)











