Muarabeliti, Sumselupdate.com – Satu dari lima pencuri sawit milik PT London Sumatera Sei Lakitan, meninggal dunia dalam perjalanan ke RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.
Tantowi (19) warga Desa Pantai, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) meninggal dunia karena dilumpuhkan petugas dengan timah panas di paha atas kanan tembus ke pinggang. Karena melakukan perlawanan memakai senjata api laras panjang bersama teman-temannya.
Dari empat teman korban satu di antaranya berhasil diamankan petugas yakni Rustam (22) warga Desa Pantai, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara.
Sedangkan ketiga lainnya masing-masing Yusuf (26) warga Desa Sukamana Kecamatan STL Ulu Terawas, Rawas (28) warga Desa Marga Baru Kecamatan Muara Lakitan dan Agus (24) warga Desa Marga Baru Kecamatan yang sama, berhasil melarikan diri dalam penangkapan Rabu (22/6) sekitar pukul 15.00 WIB di Blok 96112921 Divisi III SP 3 Desa Marga Baru, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.
Kapolres Mura, AKBP Herwansyah Saidi, mengatakan penangkapan terjadi bermula dari anggota sekuriti bersama PAM Shabara melakukan patroli.
Ketika melintas di Block 96112921 Divisi III Desa Marga Baru SP.3 Kecamatan Muara Lakitan, para pelaku sedang melakukan pencurian buah kelapa sawit.
Melihat ada yang melakukan pencurian petugas bertindak cepat mengamankan para pelaku.
Namun ketika hendak diamankan para pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api kecepek laras panjang dan menodongkan senjata tersebut ke arah anggota.
Seterusnya aparat memberi tembakan peringatan ke atas. Karena tidak mengindahkan petugas mengambil tindakan tegas menembak ke arah pelaku.
Sehingga mengenai paha atas menembus ke pinggang Tantowi. Pelaku yang terkena tembakan segera dilarikan ke RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.
Namun dalam perjalanan pelaku yang tertembak menghembuskan nafas terakhir.
Selain itu petugas juga berhasil mengamankan tersangka Rustam. Sementara tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri. (Ain)











