Masyarakat Plakat Tinggi Muba Demo Tuntut Bubarkan PT MEP, Ada Apa?

Suasana demo Masyarakat Kecamatan Plakat Tinggi, Muba menuntut agar perusahaan PT Muba Elektrik Power (MEP) untuk dibubarkan di halaman Pemkab Muba, Senin (3/8/2020).

Laporan: Edi Setiawan

Sekayu, Sumselupdate.com – Masyarakat Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan menggelar demonstrasi menuntut agar perusahaan PT Muba Elektrik Power (MEP) untuk dibubarkan.

Bacaan Lainnya

Massa yang tergabung dalam Persatuan Ganaspati atau  Gerakan Masyarakat Plakat Tinggi yang menggelar unjuk rasa di halaman Pemkab Muba, Senin (3/8/2020), beralasan karena dalam beberapa minggu terakhir, listrik di wilayah mereka hanya hidup berkisar dua hingga tiga jam.

Suasana demo Masyarakat Kecamatan Plakat Tinggi, Muba menuntut agar perusahaan PT Muba Elektrik Power (MEP) untuk dibubarkan di halaman Pemkab Muba, Senin (3/8/2020).

 

“Kita semua telah memenuhi kewajiban, kami dianiaya,  MEP melanggar undang undang, bubarkan MEP,” teriak Dian, salah satu koordinasi aksi.

Sayangnya, dalam aksi masyarakat tersebut, Bupati Muba sedang tidak berada di tempat.

Massa ditemui Staf Khusus Bupati bidang Politik Hukum dan HAM, Alamsyah yang menyatakan permohonan maaf dan menyampaikan bahwa Bupati sedang melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lahat.

Pengunjuk rasa yang sempat menolak untuk berdialog panjang dengan staf khusus dan ingin bertemu langsung dengan bupati, akhirnya sepakat agar dialog diadakan lapangan di hadapan pengunjuk rasa.

Suasana demo Masyarakat Kecamatan Plakat Tinggi, Muba menuntut agar perusahaan PT Muba Elektrik Power (MEP) untuk dibubarkan di halaman Pemkab Muba, Senin (3/8/2020).

 

Kemudian sekitar pukul 11.52 WIB, Asisten II Setda Muba Ir Yusman Srianto, ST menemui massa dan meminta ada perwakilan massa untuk melakukan dialog dengan PT PLN.

Namun permintaan dan penjelasan Asisten II tidak membuat massa puas. Hingga berita ini diturunkan pada  pukul 12.01 WIB  massa aksi masih bertahan di halaman Pemkab Muba. (**)

Penyataan Sikap Massa Aksi:

  1. Mendesak kepada pihak bupati dan DPRD untuk memindahkan arus listrik yang awalnya dari PT MEP menjadi arus listrik lanngsung dari PT PLN
  2. Mendesak DPRD Muba untuk segera membuat panitia khusus untuk membubarkan PT MEP dengan melibatkan unsur masyarakat kecamatan plakat tinggi
  3. Dalam waktu proses pemindahan arus listrik dari MEP kepada PLN kami mendesak pihak Bupati, DPRD, dan PT MEP untuk tetap 24 jam nonstop menghidupkan listrik secara normal terkecuali ada permasalahan yang benar benar serius dan memberikan surat pemberitahuan kepada masyarakat.
  4. Kami menuntut kepada Bupati Musi Banyuasin , DPRD dan PT MEP untuk memberikan ganti rugi kerusakan alat elekyronik rumah tangga akibat pemadaman listrik sepihak oleh PT MEP
  5. Mendesak Bupati dan DPRD untuk mengevaluasi kinerja PT MEP dari awal hingga sampai tahun 2020.
  6. Apabila semua tuntutan tidak dipenuhi kami masyarakat plakat tinggi akan melakukan mogok membayar listrik karena dianggap tidak sesuai dengan hak dan kewajiban.
Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.