Palembang, Sumselupdate.com – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB ) 2018 dengga tema membangun generasi milenial Universitas Indo Global Mandiri, Sabtu (15/9). Acara ini dihadiri langsung oleh Kasdam II/SWJ Brigjen TNI Syafrial psc M Tr ( Han), Rektor Universitas Indo Global Mandiri, Marzuki Ali.
Dihadapan 1200 Mahasiswa baru Rektor Universitas Indo Global Mandiri, Marzuki Ali, menyampaikan universitas ini atau stafis dan mengarahkan mereka sehingga mereka mampu mencapai cita-cita mereka yaitu harapan Kita sebagai alumni SDM manusia yang profesional yang punya integritas yang mampu berkompetisi, mengisi ruang-ruang pekerjaan yang kosong atau dia menciptakan kesempatan kerja.
Banyak orang pintar tapi tidak punya intergritas dalam kontek agama orang yang beriman dan bertakwa kalau yg sudah beriman artinya dia yakin hanya seorang hamba tidak akan banyak melakukan hal-hal yang dilarang oleh agama.
“Tapi tidak takut kepada siapapun dalam rangka menegakan kebenaran membela institusi , membela negara dalam konteks menegakkan Amar ma’ruf nahi mungkar. Kita menginginkan mereka yang berkarir sebagai profesional itu punya integritas tidak merugikan institusi mereka,” kata dia.
Orang yang profesional SDM yang profesional orang yang punya keahlian dalam bidang. “Kalau dia bidang akuntansi harus dia profesional dalam bidang akuntansi dan diterjemahkan profesionalisme yang dilakukan,”jelas dia.
Kalau mereka itu profesional artinya mereka mampu menyiapkan dirinya mengambil apa yang disiapkan oleh universitas. Universitas yang menyediakan fasilitas semuanya termasuk Kemampuan mereka dalam bahasa Inggrisnya dalam konteks kompetisi global.
Dalam kesempatam yang sama Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial, Psc, M Tr. mengatakan kita mengisi awal para calon mahasiswa bagaimana kebangsaan nasionalisme dan semanggat pantang menyerah. Sehingga langkah awal ini nanti mereka setelah menjadi mahasiswa dia fokus untuk belajar, fokus untuk menimbah ilmu.
Disamping kegiatan lain yang tidak boleh ditingalkan juga jadi ini hal yang positif, menurut dia, diisi kemudian pembekalan pengetahuan tentang kampus.
Lanjutnya, para generasi muda, khususnya mahasiswa adalah mereka bagian dari perubahan, mereka harus menyiapkan dengan bekal disiplin ilmu kemudian mereka juga wajib kritis terhadap pemerintah tetapi dengan tanda kutip memberikan solusi yang baik.
“Apakah melalui tulisan, melalui suatu kegiatan suatu bersifat positif, musyawarah bukan ikut demo bersifat anarkis,”jelas dia.(tra)











