Palembang, Sumselupdate.com – Manajemen Sriwijaya FC menyambangi rumah almarhum Safrudin alias Bodong, salah satu pendiri suporter Singa Mania yang meninggal ditabrak kereta api.
Perwakilan manajemen, yakni Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid terlihat mendatangi rumah duka di Jalan Abikusno III, RT24/5, Senin (13/2/2017).
Ayah almarhum, Hermanton mengaku sedikit terobati dengan kehadiran manajemen dan merasa pengorbanan putra sulungnya yang selalu setia menjadi pentolan suporter seperti mendapatkan penghargaan. “Kami sangat senang dan juga terhormat kedatangan Pak Faisal ke sini,” katanya.
Selain itu atas kejadian ini, dirinya sudah merelakan putra tersayang, agar almarhum tenang, meskipun ketika menceritakan kabar duka tersebut, bibir Herman sedikit gemetar, karena dia teringat sang putra tercinta.
“Saya dapat kabar dari adiknya yang ada di Lampung. Adiknya itu telepon sambil menangis. Karena apabila adiknya di sini yang datang mengabari mereka takut istri saya drop. Makanya telepon dan itu juga saya yang angkat telepon baru dikasih tau,” tuturnya.
Selain mendapatkan kunjungan manajemen dia pun berharap kepada perusahaan PT KAI. Katanya kereta api yang lewat didaerah pemukiman tidak mengurangi kecepatan dan tanpa membunyikan klakson. “Kereta api semestinya kalau lewat daerah sini pelan saja dan menghidupkan klakson,” tuturnya.
Sementara, Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid mengatakan kehadiran mereka sebagai bentuk perhatian kepada supporter SFC serta pihaknya memberikan sejumlah uang santunan agar keluarga yang ditinggalkan dapat sedikit terbantu. “Suporter juga bagian dari keluarga besar, baik manajemen dan tim Sriwijaya FC,” kata Faisal. (tra)











