Malam Mencekam di Curup Besemah, Keluarga Bertahan Tunggu Remaja Tenggelam Ditemukan  

Writer: - Sabtu, 1 November 2025
Petugas Polsek Dempo Selatan melakukan imbauan kepada keluarga korban yang masih bertahan di lokasi dengan harapan sang anak segera ditemukan, Sabtu malam (1/11/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Pagaralam, Sumselupdate.com – Malam yang dingin di sekitar Curup Besemah, Desa Mingkik, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, terasa semakin mencekam.

Di tengah gelap dan derasnya suara air terjun, keluarga korban remaja tenggelam, Muhammad Azi Sahir bin Muklis (16), warga Desa Nendagung, masih bertahan di lokasi dengan harapan sang anak segera ditemukan.

Read More

Namun, pihak kepolisian mengimbau agar pencarian oleh keluarga dihentikan sementara demi keselamatan.

Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIk melalui Kapolsek Dempo Selatan Iptu Akhirudin, SH menegaskan, pihaknya terus melakukan pengamanan di lokasi.

“Saat ini kami bersama personel Polsek Dempo Selatan masih berada di lokasi untuk mengimbau keluarga korban agar tidak melakukan pencarian di malam hari,” ujar Iptu Akhirudin, Sabtu (1/11/2025) malam.

Petugas Polsek Dempo Selatan melakukan imbauan kepada keluarga korban yang masih bertahan di lokasi dengan harapan sang anak segera ditemukan, Sabtu malam (1/11/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Ia menjelaskan, ada sekitar 14 anggota keluarga korban berada di tepian air dan 30 orang lainnya bersiaga di area parkir yang berjarak sekitar 15 menit dari titik tenggelamnya korban.

“Kondisi medan cukup berbahaya jika dilakukan pencarian malam hari tanpa penerangan dan perlengkapan memadai,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu siang yang semula penuh tawa berubah menjadi kepanikan di kawasan wisata Curup Besemah.

Saat berwisata bersama teman-temannya sekitar pukul 13.00 WIB, Muhammad Azi tenggelam terseret pusaran air yang cukup dalam. Upaya teman-temannya untuk menolong tidak berhasil karena derasnya arus.

“Teman-temannya sempat berusaha menolong, tetapi arus deras membuat korban sulit dijangkau,” ungkap Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Mansyur, SH didampingi personel BPBD Kota Pagaralam.

Sejak laporan diterima, tim gabungan dari Polsek Dempo Selatan, BPBD, dan warga sekitar terus berjibaku menyusuri aliran sungai yang bermuara di bawah tebing Curup Besemah. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada pagi hari dengan harapan cuaca mendukung.

Polres Pagaralam mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berwisata ke kawasan air terjun atau sungai.

“Arus bawah di Curup Besemah cukup kuat, terutama di titik-titik yang dalam. Kami mengimbau agar pengunjung tidak mandi terlalu ke tengah,” pesan Iptu Mansyur.

Sementara itu, suasana haru masih menyelimuti kawasan wisata tersebut. Di tepi sungai, beberapa remaja yang merupakan teman korban tampak duduk terdiam menatap aliran air yang menelan sahabat mereka.

Di antara gemuruh air dan cahaya senter, harapan tetap menyala — agar pencarian esok pagi membawa kabar baik bagi keluarga yang menunggu dengan cemas.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts