Mahasiswa PPs Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka Palembang Antusias Ikuti Kuliah Umum  

Suasana kuliah umum yang digelar Magister Ilmu Komunikasi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Candradimuka Palembang melalui aplikasi zoom, Sabtu (30/10/2021).

Laporan: Syakbanudin

Palembang, Sumselupdate.com – Magister Ilmu Komunikasi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Candradimuka Palembang menggelar kuliah umum, Sabtu (30/10/2021).

Read More

Kuliah umum melalui aplikasi zoom diikuti seluruh mahasiswa Pascasarjana (PPs) Ilmu Komunikasi. Kuliah umum kali ini mengambil tema tentang ‘Komunikasi, Media dan Pencitraan Aktor Politik’.

Ketua Stisipol Candradimuka Palembang, Dr Hj Lishapsari Prihatini, MSi melalui Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Dr Budi Santoso kepada Sumselupdate.com, menjelaskan, kuliah umum ini merupakan kegiatan rutin yang memang dilaksanakan setiap awal semester perkuliahan dengan tema yang disesuaikan dengan konsentrasi yang ada di Magister Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka Palembang yaitu Komunikasi Politik dan Komunikasi Korporat dan Pemasaran.

“Kita merasa bangga dan senang sebab para peserta sangat antusias dalam kuliah umum ini. Hal ini dilihat dari peserta yang mengikuti, dan keaktifpan peserta bertanya,” ujar Budi Santoso.

Kemudian, kata dia, narasumber dalam kuliah umum ini juga merupakan salah seorang akademisi asal Universitas Mercu Buana, Jakarta yakni, Dr Heri Budianto.

Dr Heri Budianto menyampaikan materi mengenai tinjauan dari segi konstruksi pesan komunikasi aktor politik untuk pencitraan personal dirinya atau kebijakan yang diambil.

Sedangkan Dr Kun Wazis yang merupakan Akademisi UIN KHAS Jember, Jatim menyampaikan materi mengenai meninjau dari segi penggunaan media (konvensional dan digital) oleh aktor politik dalam mencitrakan dirinya atau kebijakan yang diambil.

Budi Santoso mengungkapkan sebagaimana diketahui komunikasi bersifat serba hadir. Ia senantiasa ada dalam berbagai konteks ruang dan waktu, menjadi bagian yang integral dalam kehidupan manusia.

Individu yang mahir dalam berkomunikasi, bisa jadi mempunyai peluang lebih besar untuk berhasil dalam pekerjaan dan karir.

Menurutnya, dalam ranah politik praktis, misalnya, kepiawaian orasi para aktor politik menjadi senjata andalan untuk mempersuasi dan memperteguh kepercayaan konstituen pada masa kampanye.

Selain itu, lanjutnya, eksistensi media baik konvensional maupun digital pun mustahil diabaikan.

Dikatakannya, media memiliki kuasa untuk menbedakan informasi secara masif dan luas, membentuk opini publik, dan pada akhirnya dapat mempengaruhi sikap dan perilaku individu terhadap isu tertentu.

Sehingga tidak mengherankan jika banyak aktor politik, termasuk penyelenggara negara dan pemerintahan, secara intensif memanfaatkan media sebagai instrumen untuk mencitrapositifkan dirinya.

“Dan celakanya, meminjam istilah Jean Baudrillard, hal ini meniscayakan mitos yang berlawanan dengan realitas, menciptakan pesan hyperrealitas yang akhirnya dipercaya sebagai kebenaran. Nah, kuliah umum ini sejatinya ditujukan untuk memberikan semacam pencerahan (enlightenment) kepada civitas akademika Stisipol Candradimuka, terutama mahasiswa Program Magister dan Sarjana Ilmu Komunikasi, tentang bagaimana hebatnya kekuatan komunikasi dan kekuasaan media dalam mengkonstruksi realitas menjadi pesan-pesan politik yang dibentuk sedemikian rupa untuk memanipulasi imej para aktor politik,” papar Budi Santoso.

Budi Santoso berharap melalui kuliah umum ini dapat menstimulasi motivasi para mahasiswa untuk memahami lebih jauh hakikat dari komunikasi di dalam pragmatisme politik. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.