Palembang, Sumselupdate.com – Dalam sejarah berdirinya bangsa Indonesia ini, terdapat peran dari mahasiswa.
Terbukti dengan direbutnya kemerdekaan Republik Indonesia dari tangan penjajah, runtuhnya pemerintahan rezim Orde Lama hingga Orde baru, tak lepas dari pengawalan mahasiswa.
Oleh sebab itu, mahasiswa diharapkan tetap berpegang teguh pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
” Harapan saya mahasiswa tetap menjaga nama baik yang telah diperjuangkan, tidak hanya bisa mengkritik saja, namun juga bisa mencarikan solusi,” harap Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki saat mengukuhkan Pengurus Perhimpunan Mahasiswa (Perma) Penukal Abab Lematang Ilir (Perma-PALI) masa bhakti 2016-2018 di Hotel Amaris. Senin (10/4/2017).
Hadir dalam acara pengukuhan itu, Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony, S.Kom, MM dan Rektor Universitas PGRI Palembang, Dr H Syarwani Ahmad, MM.
Pada kesempatan tersebut, Ishak Mekki mengingatkan pendidikan merupakan awal dan kunci dari kesejahteraan, mengingat kurang lebih tujuh juta mahasiswa di Indonesia.
Tentu, menurut Ishak Mekki, akan ada banyak persaingan di mana-mana. Belum lagi pada tahun 2020 Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), tentunya akan mendapat peluang dan tantangan.
Maka dari itu, untuk menyikapinya mahasiswa harus manfaatkan waktu sebaik mungkin. Peranan mahasiswa tidak cukap hanya dengan kecerdasan saja melainkan mahasiswa harus memiliki integritas.
“Nah melalui organisasi ini, diharapkan wadah semua inspirasi. Saya yakin organisasi Perma-PALI akan mampu membuahkan hasil yang bermanfaat untuk Sumsel umumnya dan PALI khususnya,” terangnya
Ishak mengatakan, Pemprov Sumsel selalu dan akan terus memperhatikan, mendorong pendidikan di Sumsel menjadi lebih baik.
Ini tercermin dengan terlaksanakan program Gubernur Sumsel H Alex Noerdin tahun 2008 dalam melaksanakan Sekolah Gratis dan Kuliah Gratis.
“Jadi inilah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memajukan pembangunan Sumsel di bidang pendidikan, bahkan tidak saja sekolah gratis hingga SMA, juga sudah ada program kuliah gratis, namun masih terbatas, sekitar 2.000 mahasiswa dikuliahkan hingga sarjana,” katanya
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony menambahkan, Perma-PALI sebagai konteks untuk mengakomodir silaturahmi, sekaligus mencetuskan program-program yang bisa dilaksanakan dalam masa periode 2016-2018 guna untuk kemajuan Kabupaten PALI.
“Saya minta satu bulan sudah ada kegiatan program untuk PALI yang ditujukan untuk membangun Kabupaten PALI jauh lebih baik,” tutupnya. (ery/hyd)











