Palembang, Sumselupdate.com – Aftaria (22), putri dari Rahma (45) warga Jalan Enim VII No. 753, RT 09, RW 04, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, melewati hari-hari yang sulit, tidak seperti perempuan lain pada umumnya.
Dari usia 1 tahun sampai kini berusia 22 tahun, Aftaria hanya terbaring di tempat tidur karena mengalami lumpuh. Keterbatasan ekonomi, membuat kedua orangtuanya tak bisa berbuat banyak untuk sang buah hati.
Sang ayah, kesehariannya bekerja sebagai buruh bangunan. Lantaran penghasilan yang tidak mencukupi, ibu Aftaria, harus ikut membanting tulang bekerja menjadi penjahit baju.
“Apalagi saat pandemic Corona begini, penghasilan kami tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari. Tukang bangunan di saat kondisi yang seperti ini, penghasilan makin menurun, kadang tidak ada pekerjaan sama sekali. Kami memang sangat mengharapkan sekali kepada pemerintah untuk memperhatikan masyarakat kecil seperti kami ini,” ucapnya.
Untuk meringankan beban warganya itulah, Pemerintah kota Palembang melalui Wakil Walikota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda, memberikan bantuan kesehatan kepada Aftaria.
Telah menjadi tanggungjawab Pemkot sebagai pelayan masyarakat membantu warganya yang membutuhkan. Ia pun berharap, lurah dan camat sebagai perpanjangan tangan pemerintah harus lebih tanggap dalam persoalan ini.
“Untuk perawatan kesehatannya, kita akan meminta puskesmas terdekat agar melakukan pengecekan kesehatannya guna melihat perkembangan kondisinya,” ungkapnya.
Sementara itu Camat Sako Amiruddin Sandy mengucapkan, terimakasih atas kunjungan Ibu Wawako, karena kegiatan ini banyak sekali manfaatnya dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat kecil.
“Kondisi adik kita sudah sangat lama menderita sakit, belum lagi ia tidak termasuk dalam data penerima bantuan PKH. InsyaAllah, kita akan urus semua bantuannya agar kondisi kesehatannya membaik,” katanya. (Ron)











