Mesuji, Sumselupdate.com – Masyarakat yang tinggal di Desa Labuhan Jaya, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), bisa bernafas lega untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
SMP Negeri 10 Mesuji Makmur yang didirikan pada tahun 2010 itu, kini sudah memiliki gedung belajar mengajar yang cukup representatif.
Luar biasanya, biaya pembangunan gedung sekolah tersebut murni swadaya wali siswa SMP Negeri 10 yang kini mencapai 80 orang.
Terhimpunnya dana pembangunan gedung sekolah tersebut berkat kerja sama dan komunikasi intens pihak sekolah yang dipimpin Plt Kepala SMP Negeri 10, Abdul Jalal, SPd dan komite sekolah.

Diakui Abdul Jalal, sejak didirikan tahun 2010 silam, sarana dan prasarana yang dimiliki SMP Negeri 10 sangat minim. Mulai dari kurangnya meubeler, jaringan listrik, hingga tidak adanya kantor sekolah.
“Kami sudah mengusulkan setiap tahun, namun mungkin banyaknya yang mengusul jadi kami belum dapat gilirannya,” kata pria kelahiran Tegal Sari, 10 Januari 1982 yang resmi diangkat sebagai Plt Kepala SMP Negeri 10 pada 10 Februari 2015 ini, Rabu (31/5/2017).
Abdul Jalal mengatakan, selain pembangunan gedung sekolah yang berukuran 8×8 meter persegi, komite sekolah juga menyumbangkan 15 unit meja belajar dan 30 unit kursi.
“Meski hasil kerja sama dengan komite sekolah sudah terlihat hasilnya, kami tetap berharap dukungan dari pemerintah, dalam hal ini Disdik Kabupaten OKI sebagai stake holder, baik bantuan sarana maupun moril demi keberlangsungan pendidikan di kawasan Mesuji Makmur,” ucap dia.
Diketahui, SMP Negeri 10 Mesuji Makmur yang letaknya berbatasan langsung dengan Provinsi Lampung ini berjarak sekitar 90 kilometer dari pusat Kota Kayuagung, OKI.
Sekolah ini memiliki sepuluh guru honorer dan satu PNS, yakni kepala sekolah. Tercatat, sebanyak 80 siswa-siswi menimba ilmu di sekolah tersebut. Mereka berasal dari dua Sekolah Dasar pendukung yang ada di sekitarnya. (jal)











