LSM Libas Nilai Penyelenggara Pilkada Muba Tidak Profesional

Rabu, 11 Januari 2017
Puluhan massa LSM Libas mendatangi kantor KPU Sumsel, Rabu (11/1/2017).

Palembang, Sumselupdate.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Intelektual Bangsa Anti Sara (Libas) Sumsel mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Rabu (11/1/2017).

Massa melakukan aksi unjuk rasa sebagai bentuk keprihatinan atas profesionalnya penyelenggara Pilkada di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Read More

“Kami menuntut ketegasan DKPP agar memecat Panwaslu dan KPU Muba yang meloloskan pasangan Amiri dan Ahmad Toha serta Beni Hernedi yang telah menyalahi ketentuan perundangan,” kata koordinator aksi, Itang Asnawijaya.

Pihaknya beranggapan bahwa KPUD Muba dan Panwaslu tidak independen. “Kami juga minta pelaksanaan Pilkada Muba ditunda sampai 2018. Kami harap pelaksanaan Pilkada transparan, adil, serta dilaksanakan oleh penyelenggara yang profesional,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Sumsel Ahmad Naafi menemui para pendemo dan mengatakan pihaknya telah menerima aspirasi massa dan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Kita masih menunggu proses hukum yang sedang berlangsung di Pengadilan Negeri Muba. Kami juga melakukan proses sidang kode etik untuk Ketua KPU Muba dan jika ditemukan pelanggaran, maka dilakukan tindakan hukum sesuai aturan,” tandasnya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts