LPD Universitas PGRI Palembang Gelar Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Kepsek se-Kabupaten OKU

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, Msi menyampaikan kata sambutan dalam pembukaan Diklat Penguatan kepsek se-Kabupaten OKU di ruang pertemuan Azza Hotel, Sabtu (14/9/2019).

Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 121 kepala sekolah (kepsek) se-Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan mengikuti pembukaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan kepsek di ruang pertemuan Azza Hotel Palembang, Sabtu (14/9/2019).

Diklat yang dilaksanakan Lembaga Penyelenggara Diklat (LDP) Universitas PGRI Palembang digelar selama tujuh hari.

Bacaan Lainnya

Penyematan tanda peserta Diklat Penguatan kepsek se-Kabupaten OKU secara simbolis.

 

Widyaiswara LPPKS Solo, Setyo  Hartanto, SPd, MKom menjelaskan, dilaksanakannya kegiatan tersebut untuk memenuhi standar kualifikasi dan kompetensi kepsek yang dipersyaratkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penyematan tanda peserta Diklat Penguatan kepsek se-Kabupaten OKU secara simbolis.

 

“Kepala Sekolah sebagai penugasan mengembangkan kewirausahaan, mensupervisi pendidik dan tenaga pendidikan, serta mengelola delapan standar nasional pendidikan tentunya harus memiliki kompentensi dan tersertifikasi agar dapat diakui. Dan kita menargetkan 250 ribu kepala sekolah akan tersertifikasi dengan dibantu oleh LPD yang telah dipilih oleh Kemendikbud RI, salah satunya LPD Universitas PGRI Palembang ini,” tutur Setyo Hartanto.

Penyematan tanda peserta Diklat Penguatan kepsek se-Kabupaten OKU secara simbolis.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OKU, H Teddy Meilwansyah, SSTP, MM melalui Kasi PTK SD Bidang Pembinaan Ketenagaan Diknas OKU Sahri, SE dalam sambutannya memaparkan pihaknya diberikan kuota sebanyak 204 kepsek untuk mengikuti diklat penguatan ini yang dibagi menjadi dua angkatan.

Widyaiswara LPPKS Solo, Setyo Hartanto, SPd, MKom.

 

“Kami mengharapkan usai mengikuti pendidikan dan pelatihan ini, Kepala Sekolah se-OKU akan meningkat dan memantapkan wawasan, pengetahun dan keterampilannya dalam memimpin sekolah sehingga mutu sekolah yang dipimpin mereka juga akan meningkat,” katanya.

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi.

 

Sementara itu, Kasubag Perencanaan dan Penganggaran PPPPTK Bahasa, Nanang Suprihono, ST, MPd menegaskan karena masih diperlukannya suatu upaya untuk meningkatkan penguasaan kompetensi kepala sekolah, untuk itu pihaknya telah penyusunan kesiapan modul penguatan kepala sekolah dari beberapa waktu lalu, dari penyiapan materi hingga penetapan nara sumber.

Kasubag Perencanaan dan Penganggaran PPPPTK Bahasa, Nanang Suprihono, ST, MPd.

 

Terkait dipilihnya Universitas PGRI Palembang sebagai salah satu LPD, Rektor UPGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi mengatakan, keputusan pemerintah memberi kepercayaan kepada perguruan tinggi yang dipimpinnya, tentunya menjadi suatu kebanggaan.

Kasi PTK SD Bidang Pembinaan Ketenagaan Diknas OKU Sahri, SE.

 

“Kepercayaan ini patut kita syukuri karena tidak semua universitas mendapatkan kesempatan untuk ditunjuk sebagai penyelenggara diklat kepala sekolah. Sebelumnya, Universitas PGRI Palembang juga dipercaya menjadi penyelenggara Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Artinya ada seleksi cukup ketat dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan” kata Rektor.

Dekan FKIP Universitas PGRI Palembang Dr Dessy Wardiah, MPd.

 

Ditambahkan Rektor, pihaknya konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan. Setiap tahun kenaikan peringkat Universitas PGRI Palembang naik secara signifikan.

“Kalau dulu peringkat kita di atas seribu, tapi kini naik menjadi 208 se-Indonesia. Dan berdasarkan survei dan kesiapan SDM, ditambah keberhasilan Universitas PGRI Palembang melaksanakan PPG yang mendapatkan rangking 15 se-Indonesia. Dari dasar itulah UPGRI Palembang dianggap mampu menjadi salah satu penyelenggara Diklat,” katanya. (hyd)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.